Jakarta, Aktual.co — Korban tewas akibat virus Ebola telah mencapai 4.493 jiwa dan situasi di Guinea, Sierra Leone dan Liberia terus memburuk akibat wabah tersebut.
WHO juga mengatakan bahwa sudah 8.997 orang yang positif maupun diduga terjangkit Ebola di tujuh negara sampai pada 12 Oktober lalu–sebagian besar di antaranya terdapat di Sierra Leone, Liberia, dan Guinea.
Selain di tiga negara tersebut, virus Ebola juga mulai menjangkiti sejumlah pekerja kesehatan di Amerika Serikat dan Spanyol. Di sisi lain, WHO menilai Senegal dan Nigeria berhasil mencegah penyebaran wabah.
“Sudah jelas bahwa situasi di Guinea, Liberia, dan Sierra Leone terus memburuk akibat penyebaran Ebola,” kata WHO dalam sebuah laporan tertulis.
Di Guinea, sudah 843 orang yang tewas karena penyakit tersebut. Kasus baru juga semakin meningkat di kota Conakry dan distrik Coyah.
Sementara di Liberia, WHO mengatakan bahwa masalah pengumpulan data telah membuat badan PBB tersebut kesulitan untuk menarik kesimpulan mengenai evolusi wabah. WHO menduga jumlah kasus di negara itu jauh lebih besar dari yang tercatat.
Sejumlah bantuan dari komunitas internasional sudah mulai berdatangan ke tiga negara Afrika Barat. Amerika Serikat menempatkan 4.000 tentara di Liberia untuk membangun 17 unit perawatan Ebola (ETU).
Menurut keterangan kepala lembaga bantuan USAID di Liberia, Ben Hemingway, pembangunan ETU dijadwalkan akan selesai pada akhir tahun ini.

()