Jakarta, Aktual.com – Mesir melakukan serangan udara ke camp geriliawan di Libya. Mesir meyakini dugaan bahwa Libya bertanggung jawab atas serangan ke orang-orang Kristen Koptik.
Dilansir dari Reuteurs, Sabtu (27/5), Enam serangan udara diluncurkan di Libya Timur dekat Derna saat matahari terbenam.
Diketahui, Sekelompok bertopenh menyerang bus yang mengangkut anggota Kristen Koptik yang saat itu sedang lakukan perjalanan di Mesir tengah. Dari serangan itu, sekitar 28 orang tewas.
Presiden Mesir Abdul Fattah al Sisi mengatakan dirinya telah memerintahkan penyerangan ke kamp-kamp teroris. Hal ini dia sampaikam dalam pidato di salah satu televisi. Dirinya menambahkan, siapapun yang ikut membantu terorisme akan dihukum juga.
“Insiden teroris yang terjadi hari ini tidak akan luput dari perhatian. Kami saat ini menargetkan kamp tempat para teroris dilatih,” kata Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi.
Sisi menambahkan Mesir tidak akan ragu untuk melakukan penyerangan lagi ke kamp teroris yang melawan pemerintahan Mesir.
Hingga saat ini belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan terhadap orang-orang Kristen Koptik itu. Serangan ini diduga lanjutan rangkaian pemboman gereja oleh ISIS dalam kampanye kekerasan terhadap umat Kristen Koptik.
[Agustina Permatasari]
Artikel ini ditulis oleh:
Arbie Marwan

















