Ketua Pengurus YDBA, Henry C Widjaja (kanan) didampingi Project Manager PT Prima Multi Mineral Site KCM, Harris Patriawan melakukan penanaman pohon di lahan agroforestry di Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Jumat (7/10). Sehari setelah peluncuran sektor unggulan hortikultura,YDBA menyerahkan donasi serta menanam secara simbolis 421 pohon produktif kepada petani mitra YDBA. Pohon produktif tersebut dikumpulkan dari donasi botol plastik para pengunjung booth YDBA pada pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016 yang diadakan pada bulan Agustus lalu. Aktual/Eko S Hilman
Ketua Pengurus YDBA, Henry C Widjaja (kanan) didampingi Project Manager PT Prima Multi Mineral Site KCM, Harris Patriawan melakukan penanaman pohon di lahan agroforestry di Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Jumat (7/10). Sehari setelah peluncuran sektor unggulan hortikultura,YDBA menyerahkan donasi serta menanam secara simbolis 421 pohon produktif kepada petani mitra YDBA. Pohon produktif tersebut dikumpulkan dari donasi botol plastik para pengunjung booth YDBA pada pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016 yang diadakan pada bulan Agustus lalu. Aktual/Eko S Hilman
Ketua Pengurus Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA), Henry C Widjaja (kedua dari kiri) bersama pelaku UMKM dan petani dan pengurus Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) Baprida. saat berkunjungan ke 3 tempat UMKM di kawasan budidaya ikan yang sekaligus menjadi tempat usaha kulinernya di Kabupaten Tapin, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis (6/10).YDBA meluncurkan program sektor unggulan hortikultura yang melibatkan para petani Mitra Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) Baprida.Saat ini budidaya ikan nila, lele,patin dan bawal telah ditingkatkan dengan menjalankan usaha kuliner yang telah berhasil meraup omzet rata rata 30 juta per bulan melalui lahan seluas 2 hektar miliknya.
Ketua Pengurus Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA), Henry C Widjaja (tengah) bersama para pelaku UMKM dan petani menandatangani komitmen saat peluncuran program sektor unggulan untuk membentuk komunitas UMKM yang mandiri dan mampu mengembangkan kapasitas dalam suatu industri yang spesifik saat berkunjung ke 3 tempat UMKM di Kabupaten Tapin, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis (6/10).YDBA meluncurkan program sektor unggulan hortikultura yang melibatkan para petani Mitra Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) Baprida.Saat ini budidaya ikan nila, lele,patin dan bawal telah ditingkatkan dengan menjalankan usaha kuliner yang telah berhasil meraup omzet rata rata 30 juta per bulan melalui lahan seluas 2 hektar miliknya.
Ketua Pengurus YDBA, Henry C Widjaja (tengah) sebelum melakukan donasi dan penanaman pohon di lahan agroforestry di Kecamatan Simpang Empat,Kabupaten Banjar,Kalimantan Selatan,Jumat (7/10).Sehari setelah peluncuran sektor unggulan hortikultura,YDBA menyerahkan donasi serta menanam secara simbolis 421 pohon produktif kepada petani mitra YDBA. Pohon produktif tersebut dikumpulkan dari donasi botol plastik para pengunjung booth YDBA pada pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016 yang diadakan pada bulan Agustus lalu.
Ketua Pengurus Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA), Henry C Widjaja (kiri) bersama pelaku usaha budidaya ikan dan pemancingan ikan ,Kholili(kanan) memberi makan ikan di kolam budidaya ikan saat berkunjungan ke 3 tempat UMKM di kawasan budidaya ikan yang sekaligus menjadi tempat usaha kulinernya di Kabupaten Tapin, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis (6/10).YDBA meluncurkan program sektor unggulan hortikultura yang melibatkan para petani Mitra Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) Baprida.Saat ini budidaya ikan nila, lele,patin dan bawal telah ditingkatkan dengan menjalankan usaha kuliner yang telah berhasil meraup omzet rata rata 30 juta per bulan melalui lahan seluas 2 hektar miliknya.
Ketua Pengurus Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA), Henry C Widjaja (kiri) bersama pelaku usaha budidaya ikan dan pemancingan ikan ,Kholili memperlihatkan hasil ikan dari kolam buatan saat berkunjungan ke 3 tempat UMKM di kawasan budidaya ikan yang sekaligus menjadi tempat usaha kulinernya di Kabupaten Tapin, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis (6/10).YDBA meluncurkan program sektor unggulan hortikultura yang melibatkan para petani Mitra Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) Baprida.Saat ini budidaya ikan nila, lele,patin dan bawal telah ditingkatkan dengan menjalankan usaha kuliner yang telah berhasil meraup omzet rata rata 30 juta per bulan melalui lahan seluas 2 hektar miliknya.