Tangkapan Layar Sekretaris Eksekutif Yayasan Konsumen Muslim Indonesia (YKMI), Fat Haryanto saat menghadiri Dialog Aktual.com, Jumat (21/1) sore.

Jakarta, Aktual.com – Sekretaris Eksekutif Yayasan Konsumen Muslim Indonesia (YKMI), Fat Haryanto menduga ada kepentingan bisnis sangat kental yang dilakukan oleh segelintir orang dalam impor pengadaan vaksin covid-19 haram.

Fat mengungkapkan bahwa ada oknum yang tidak mementingkan hak masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim sebagai konsumen untuk menerima vaksin halal.

“Artinya yang kita ketahui saat ini, kepentingan impor vaksin non-halal saat ini lebih tinggi, terlihat bisnis oriented-nya, maka kami tidak menginginkan hal itu” ujar Fat Haryanto saat menghadiri Dialog Aktual  yang bertajuk “Siapa Bermain Proyek Vaksin Haran”, Jumat (21/1) sore.

DalamPaparanya, Fat menegaskan kepada Pemerintah khususnya Kemenkes untuk menggunakan produk halal yang sudah tersedia.

“Siapapun yang bermian, Ketika sudah ada produk halal, pemerintah seharusnya menggunakan produk halal yang sudah  ada” Tegas Fat.

Dalamuraianya, Fat menyebutkan beberapa  vaksin yang di kategorikan Halal dan di sertifikasi halal oleh MUI yaitu Sinovac dan Zivifac dan itu sudah bisa diperoleh serta di distribusikan ke masyarakat.

“Jika sudah tersedia vaksin halal, seharusya pemerintah seharusnya wajib mengutamakan, mencarikan dan menyediakan vaksin halal untuk masyarakat Indonesia, bukan malah menutupi opsi 3 merek yang lain yang tidak halal” Jelasnya.

(Arie Saputra)