Jakarta, Aktual.com – Pasien kasus konfirmasi positif COVID-19 yang dirawat inap di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat menjadi 1.638 orang, berdasarkan laporan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (30/7).

“Pasien terkonfirmasi positif 1.638 orang,” ujar Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Kogabwilhan I) Kolonel Marinir Aris Mudian.

Aris menambahkan, jumlah pasien suspek COVID-19 yang dirawat inap di RSD Wisma Atlet menjadi 46 orang.

Sehingga, total pasien rawat inap di RS Darurat penanganan COVID-19 itu menjadi 1.684 orang. Mereka terdiri dari 921 pria dan 763 wanita.

Jumlah tersebut meningkat dari data yang dilaporkan pada Rabu (29/7) kemarin, di mana peningkatan jumlah pasien pria sebanyak 51 orang dan peningkatan jumlah pasien wanita sebanyak 66 orang.

Sebelumnya, Aris melaporkan jumlah total pasien rawat inap di RSD Wisma Atlet berjumlah 1.567 orang, terbagi atas 870 pria dan 697 wanita.

Selain itu, Aris juga melaporkan bahwa ada 523 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) repatriasi yang diisolasi di RSD Wisma Atlet karena dinyatakan positif COVID-19 dari tes usap (swab test).

Selain itu, ada 109 orang PMI repatriasi yang dikarantina di RSD Wisma Atlet Kemayoran karena suspek COVID-19, sebab tes cepat (rapid test) mereka menunjukkan antibodi reaktif.

Adapun 109 orang itu terdiri atas 74 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang datang tanggal 10 Juli, 3 PMI datang tanggal 12 Juli, 1 PMI datang tanggal 13 Juli, 14 PMI datang tanggal 14 Juli, 4 PMI datang tanggal 15 Juli, 2 PMI datang tanggal 16 Juli, 4 PMI datang tanggal 18 Juli, 1 PMI datang tanggal 21 Juli, 1 PMI datang tanggal 25 Juli, dan 5 PMI datang tanggal 26 Juli.

Sehingga total PMI repatriasi dengan status COVID-19 yang dibawa ke RSD Wisma Atlet Kemayoran saat ini sebanyak 632 orang.

Aris mengatakan ada 4.168 orang PMI repatriasi lainnya yang dikarantina di sejumlah hotel dan tempat inap di DKI Jakarta, seperti Wisma Pademangan (3.269 orang), hotel (156 orang), dan Rumah Perlindungan dan Trauma Center Jakarta Timur (49 orang).

Sedangkan, 64.140 orang PMI repatriasi telah kembali ke daerah asal masing-masing di Indonesia, dari total repatriasi yang terjadi hingga hari ini sebanyak 68.308 orang.

Sejak 23 Maret, RSD Wisma Atlet telah didatangi berbagai kategori pasien COVID-19 hingga jumlahnya mencapai 8.562 orang.

Aris mengatakan sebanyak 6.098 orang telah keluar dari RSD Wisma Atlet, yaitu karena sembuh sebanyak 5.890 orang, dirujuk ke RS lain sebanyak 204 orang, keluar tanpa izin satu orang, dan tiga orang meninggal dunia.

Sewaktu diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), sebagai rumah sakit khusus untuk penanganan COVID-19 pada 23 Maret 2020, RSD Wisma Atlet memiliki kapasitas 12.000 orang.

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I ditunjuk pemerintah melalui Markas Besar TNI untuk mengoperasikan Wisma Atlet yang sebelumnya merupakan tempat inap atlet selama pesta olahraga Asia (Asian Games) 2018.

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I bertanggung jawab dalam operasionalisasi lima pusat perawatan dan penanggulangan COVID-19, yaitu RS Darurat Wisma Atlet (Jakarta), fasilitas serupa di Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu (Jakarta) dan di Pulau Natuna (Kepulauan Riau), dan RS Khusus Infeksi Pulau Galang (Kepulauan Riau).

Dalam kesempatan itu, Aris juga melaporkan perkembangan jumlah pasien di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang, Kepulauan Riau, yang kini merawat inap sebanyak 221 pasien, terdiri dari 153 pria dan 68 wanita.

“Pasien rawat inap 221 orang,” kata Aris dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.

Sementara, pada Rabu (29/7) kemarin, Aris melaporkan jumlah pasien rawat inap di RSKI Galang sebanyak 124 orang, terbagi atas pria 80 orang dan wanita 44 orang.

Aris mengatakan bahwa pasien yang dirawat inap di RSKI Galang terdiri dari pasien terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 12 orang dan pasien suspek COVID-19 sebanyak 209 orang.

Sementara Rabu (29/7) kemarin dilaporkan bahwa pasien rawat inap di RSKI Galang terdiri dari pasien terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak tujuh orang dan pasien suspek sebanyak 117 orang.

RSKI Galang telah mendapat kunjungan pasien sebanyak 765 orang terhitung sejak 12 April 2020. Sebanyak 544 orang di antaranya telah pulang karena sembuh (186 orang), dirujuk ke RS lain (dua orang), pasien suspek yang selesai perawatan (356 orang), dan yang meninggal dunia nihil.(Antara)

(Warto'i)