Jakarta, Aktual.co – Politikus Partai Gerindra Rachel Maryam berpendapat kehadiran Prabowo Subianto dalam pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla membuktikan bahwa ketua dewan pembina parpolnya itu bukan seorang pendendam.

‎”Terbukti pak Prabowo bukan pendendam. Oleh karena itu kami mengimbau masyarakat tidak termakan isu-isu yang tidak benar,” kata Rachel seusai mengikuti sidang paripurna pelantikan Jokowi-JK di Jakarta, Senin (20/10).

‎Rachel mengatakan sesuai arahan Prabowo Subianto, partainya bakal menjadi partai penyeimbang bagi perjalanan pemerintahan Jokowi-JK selama lima tahun mendatang.

‎Dia berjanji bahwa partainya akan menjadi oposisi yang konstruktif dengan mendukung segala program yang baik bagi rakyat.

‎”Kami akan menjadi oposisi yang konstruktif, artinya jika ada kebijakan berpihak pada rakyat, tidak bertentangan dengan Undang-Undang Dasar 1945 serta konstitusi dan tidak mengancam NKRI maka kami akan mendukung,” ujar dia.

‎Rachel yang mengaku bakal duduk di Komisi I DPR RI itu mengharapkan pemerintahan Jokowi-JK bisa mengimplementasikan janji-janji politiknya dalam pemerintahan, selama lima tahun ke depan.

‎Menurut Rachel, ini merupakan langkah awal bagi Jokowi untuk membuktikan sekaligus menjawab harapan rakyat Indonesia atas perubahan yang diimpikan bangsa.

‎”Rakyat Indonesia memilih pak Jokowi dengan harapan besar akan perubahan, maka mudah-mudahan apa yang dicita-citakan dalam pidato beliau tadi, dapat diimplementasikan dalam lima tahun mendatang,” ujar dia.

‎Saat ini Jokowi-JK telah resmi dilantik sebagai pasangan Presiden dan Wakil Presiden RI menggantikan Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono.

‎Dalam pidatonya di acara pelantikan, Jokowi mengutarakan pentingnya mewujudkan agenda trisakti yakni berdikari di bidang politik, ekonomi dan berkepribadian dalam budaya.

‎Dia juga meminta seluruh elemen bahu-membahu dan bergotong royong, bekerja membangun bangsa. Serta menyerukan sudah saatnya bangsa Indonesia berjaya di bidang maritim.

()