Jakarta, Aktual.co — Rachmawati Soekarnoputri menilai jika Presiden Joko Widodo melawan UU, bahkan Jokowi dianggap tak menghormati DPR sebagai lembaga wakil rakyat.

Hal itu diungkapkan Rachmawati terkait kebijakan pemerintah yang menaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi sebesar Rp 2.000 tanpa konsultasi dengan DPR RI.

“Presiden Jokowi tidak menghormati, melecehkan lembaga wakil rakyat, artinya tidak menghormati kedaulatan rakyat dan kepercayaan rakyat yang memilih DPR,” kata dia, Kamis (27/11).

Menurut anak proklamator Bung Karno ini, kebijakan menaikkan harga BBM hanya untuk kepentingan kaum kapitalis.

Selain itu, sikap “arogan” menunjukkan jika Jokowi memakai pola pertentangan kelas.

“Pertentangan kelas antar kelas penguasa atau pemerintah dengan kelas rakyat atau wakil rakyat. Ini adalah jargon atau pola yang lazim dipakai kaum komunis,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh: