Medan, Aktual.co — Gubernur Sumatera Utara Gatot Pudjo Nugroho mengatakan bahwa Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) mempengaruhi inflasi di Sumatera Utara.
“Terakhir dari BI sudah ada (pengaruhi inflasi),” kata Gatot, Rabu (26/11).
Menurutnya, meski mempengaruhi, inflasi itu belum terlalu signifikan. “Belum signifikan, tapi angkanya seperti apa saya belum tau,” katanya.
Sebelumnya, Pengamat Ekonomi Gunawan Benjamin, memprediksi laju inflasi Sumut secara Year on Year hingga akhir tahun sekitar 7,2-7,7 persen. Angka ini terutama disumbangkan dari kenaikan harga komoditi pangan, tarif angkutan serta tarif jasa.
Namun, kenaikan harga BBM diperkirakan tak berdampak pada pertumbuhan ekonomi sumut pada kuartal IV ini. Hali ini disebabkan penguatan pertumbuhan ekonomi di sektor hotel, restoran dan jasa.
Artikel ini ditulis oleh:

















