Kupang, Aktual.co — Komandan Korem (Danrem) 161/ Wirasakti Kupang, Brigjen Achmad Yuliarto mengatakan bahwa pihaknya selalu menjalin komunikasi dengan pimpinan semua kesatuan demi mencegah konflik antar kesatuan, terutama TNI dan Polri, di Nusa Tenggara Timur.
Hal tersebut disampaikan menjawab wartawan terkait upaya mengantisipasi konflik antara TNI dan Polri seperti yang terjadi di Batam, Kepulauan Riau beberapa waktu lalu. “Antara kami pimpinan kesatuan selalu mengedepankan konsep sinergitas dan berkomitmen tidak bisa bekerja sendiri, lantaran TNI dan Polri adalah inti pertahanan negara,” kata dia, Rabu (26/11).
Menurutnya, kebersamaan antara TNI dengan Polri terjalin baik di NTT selama ini. Anggota TNI dan Polri sering mengikuti olahraga atau kerja bhakti bersama.
Dicontohkan, salah satu kerjasama yang tidak pernah dilupakan dan menorehkan sebuah sejarah adalah digelarnya Tarian Massal Flobamora Bersatu pada tanggal 17 Agustus 2014 lalu yang melibatkan personil TNI dari ketiga angkatan dan Polri.
“Bagi kami, ini adalah sebuah kebersamaan yang sangat luar biasa yang dikuti oleh parajurit TNI dan personil Polri, sehingga tidak ada sekat pembeda antara institusi pertahanan negara,” paparnya.
Dia menambahkan, khusus untuk personil TNI AD diwajibkan memiliki paling sedikit satu nomor kontak anggota Polri. Tujuannya, untuk saling menjaga komunikasi.
Artikel ini ditulis oleh:

















