Yogyakarta, Aktual.co —Pertemuan Pesiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Gubernur seluruh Indonesia di Istana Bogor, Senin (24/11) pagi adalah tindak lanjut pertemuan sebelumnya di Istana Negara Jakarta untuk mendengarkan persoalan maupun program-program para Gubernur.
“Pertemuan ini dirancang sebagai pertemuan ke dua Gubernur dengan Presiden. Jika pada pertemuan pertama lalu Presiden memaparkan program-program unggulan kepada Gubernur, maka pada pertemuan ke dua ini presiden yang akan mendengarkan program-program yang dirancang para Gubernur,” kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) RI, Pratikno usai menghadiri pelantikan rektor baru UGM di Balai Senat UGM, Senin (24/11).
Presiden Jokowi ingin mendengarkan dan mengetahui persoalan-persoalan yang dihadapi para Gubernur satu persatu dan kemudian dilakukan evaluasi. Termasuk juga program-progam yang dimiliki para Gubernur untuk mendukung sejumlah kebijakan strategisnya.
“Fokusnya tetap pada program strategisnya. Pertama adalah isu tentang pangan, bagaimana Gubernur melakukan akselerasi kemandirian pangan. Kedua adalah terkait industri energi terutama power plan. Karena beliau sangat komit dengan percepatan penyelesaian penyediaan energi listrik. Yang ketiga tentang infrastruktur pendukung yang lain seperti pelabuhan dll,” katanya.
Selain itu dikatakan salah satu hal yang juga menjadi pembicaraan Presiden dengan Gubernur dalam pertemuan itu adalah menyangkut persoalan percepatan pelayanan publik khususnya dalam hal perijinan. Pasalnya di dalam perijinan ini dikatakan masih banyak terjadi persoalan yang harus diselesaikan.
“Tindak lanjutnya sesuai dengan apa yang selalu ditekankan oleh presiden Jokowi untuk tidak berlama-lama pada proses perencanaan. Harus segera diselesaikan dari hulu sampai hilir dan diikuti dengan gaya blusukan,” katanya.
Artikel ini ditulis oleh:

















