Jakarta, Aktual.co —Tahun ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI bakal mengebut proses perbaikan jalan utamanya jalur Transjakarta. Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas Binamarga DKI, Yudi Febriyadi mengatakan pihaknya bakal memprioritaskan perbaikan jalur busway yang kondisinya parah dan membahayakan.

“Contoh jalan Abdul Muis kan bergelombang, ini kita harus peremajaan basenya (pondasinya), bukan aspalnya. Jadi agregatnya dia udah mulai kan ada umurnya akibat beban tahunan, hujan,” kata Yudi kepada wartawan di Jakarta, Kamis (28/5).

Dengan anggaran Rp 700 miliar, Yudi optimis bidangnya mampu ‘merapikan’ jalur-jalur busway yang ada di Jakarta. “Jalur busway itu di koridor 1,2,3,4, 6,9 akan kita tingkatkan,” katanya.

Nantinya, jalan-jalan yang bergelombang dan rusak akan dibeton dengan sistem CMFRB (Cold Milling Recycling with Foam Bitumen). Dimana dengan cara ini beton jalan akan lebih tahan lama karena sifatnya lebih lentur, namun kualitasnya kuat. Sistem ini juga yang digunakan dikawasan Pantai Utara (Pantura) Jawa

“Jadi base-nya kita buat standar tinggi. Jadi kepadatannya tinggi. Contoh Jagorawi. Dia biar gimanapun tetep saja base-nya uda kuat. Nah nanti kita Abdul Muis, Majapahit. Kepadatannya harus lebih dari 80 persen,” tandasnya

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid