Jakarta, Aktual.co — Jajaran Polres Rokan Hulu, Riau, terus mengejar komplotan pelaku perampokan bersenjata api, yang sebelumnya beraksi di Desa Pasir Agung, Kecamatan Bangun Purba, dengan menggasak sekitar Rp 230 juta.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo mengatakan, para pelaku yang diperkirakan berjumlah tujuh orang tersebut merampok rumah korban bernama Purwadi.
“Dalam aksinya para perampok menggunakan senjata api dan senjata tajam jenis parang,” kata dia di Pekanbaru, Kamis (28/5). 
Dia menjelaskan, dalam aksi perampokan yang terjadi pada Rabu dinihari (27/5) tersebut, para pelaku sempat menyekap korban dan istrinya serta mertuanya. Sebelum menyekap korban, pelaku terlebih dahulu menodongkan senjata api dan parang dan kemudian mengikat korban satu-persatu.
Para pelaku menggondol perhiasan emas, uang tunai, sepeda motor, satu unit TV layar datar, PS3, sebuah laptop, kartu ATM, surat tanah dan mobil minibus jenis Innova korban dengan total kerugian diperkirakan lebih dari Rp 230 juta.
Sementara itu, dalam aksinya para pelaku sempat mengancam korban agar tidak melaporkannya ke kepolisian, dan mengancam korban akan dihabisi jika melaporkannya ke petugas.
Guntur menjelaskan, dari penyidikan sementara pihaknya mulai mengantongi identitas para pelaku, karena lima dari tujuh pelaku sempat mencoba bertransaksi pada sebuah mesin ATM di Pasir Pangarayan dari kartu ATM milik korban yang mereka rampas.
Menurut Guntur, pihaknya akan terus mengembangkan kasus perampokan ini, terlebih setelah petugas berhasil menemukan sepeda motor milik pelaku yang ditinggalkan di kebun milik warga.
Dia menjelaskan, kemungkinan besar para pelaku masih terkait dengan aksi perampokan yang terjadi di daerah tersebut dalam sebulan terakhir.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu