Arab Saudi, Kuwait, Bahrain, Uni Emirat Arab dan Mesirmemutuskan hubungan diplomatik kepada Qatar. (ilustrasi/aktual.com)

Jakarta, Aktual.com-Sejumlah negara-negara dikabarkan telah melakukan pemutusan hubungan diplomatik dengan Qatar. Atas tindakan pengucilan tersebut, Pemerintah Qatar menyatakan negaranya tak akan menyerah. Disisi lain Qatar pun menolak setiap intervensi atas kebijakan luar negerinya.

Dalam wawancara dengan kantor berita AFP, Emir Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani menyebut seruan Arab Saudi dan sekutu-sekutunya akan perubahan dalam kebijakan Qatar, sebagai sesuatu yang tidak bisa diterima.

“Tak ada yang berhak mencampuri kebijakan luar negeri kami,” cetus penguasa Qatar itu seperti dilansir AFP, Jumat (9/6).

Selain itu secara tegas, dirinya menolak bentuk solusi militer sebagai opsi untuk selesaikan krisis ini. Qatar kata dia akan bertahan meskipun negara-negara Teluk Arab mengucilkannya.

“Kami tidak siap untuk menyerah, dan kami tak akan pernah siap untuk menyerahkan kemerdekaan kebijakan luar negeri kami,” sebut dia seraya menambahkan: “Tak ada yang akan mematahkan kami.”

Senin lalu, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Mesir, dan Bahrain memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar, alasan pemutusan tersebut karena negara tersebut dituding telah mendukung kelompok-kelompok ekstrem, juga dikarenakan keterkaitan Qatar dengan Iran, musuh utama Saudi. Pemerintah Yaman, Libya, Maladewa dan Mauritania kemudian juga ikut memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar.

Atas tuduhan tersebut, Qatar pun membantahnya. Negara tersebut juga telah menyatakan kesediaan untuk melakukan dialog guna selesaikan krisis ini.

Artikel ini ditulis oleh:

Bawaan Situs