Libya, Aktual.com – Wisam Ben Hamid, pemimpin koalisi gerilyawan terbesar di Libya Dewan Shura Benghazi dikabarkan meninggal dunia dalam pertempuran melawan militer yang berpusat di bagian timur itu.
“Cukup penghormatan buat mereka (Hamid dan rekan-rekannya) bahwa mereka gugur dalam menghadapi kudeta militer yang didukung oleh negara Arab dan asing,” kata keluarga Hamid dalam satu taklimat, sebagaimana dikutip Xinhua yang dipantau di Jakarta, Selasa (1/5) pagi.
Mereka juga membantah keterlibatan Hamid dalam setiap serangan terhadap rakyat Libya dan menghalangi jalur politik di negerinya.
Pengumuman tersebut disampaikan lebih setahun setelah militer Libya menyatakan Hamis tewas dalam satu serangan udara di Benghazi.
Setelah rekan militernya Khalifa Haftar melancarkan operasi militer pada Mei 2014 terhadap kelompok pelaku teror di Benghazi, Hamid menjadi salah satu penentang kuatnya.
(Wisnu)

















