Jayapura, Aktual.com – Aparat Kepolisian Resor (Polres) Mimika masih mendalami keterkaitan penemuan ratusan amunisi di sebuah rumah Jalan Freeport, Kompleks Bendungan pada Sabtu (15/9) pagi dengan peran intelijen asing atau JFS, warga Polandia yang ditetapkan sebagai tersangka kasus makar.
“Belum kami dapatkan, termasuk dengan jaringan JFS warga Polandia, tapi tetap kita dalami,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal di Kota Jayapura.
Menurut dia, ditemukannya ratusan amunisi berbagai jenis, senjata api rakitan dan bom molotov dengan delapan warga di Jalan Freeport, Kompleks Bendungan akan terus dikembangkan satu persatu, sejauh mana peran dari masing-masing orang, amunisi dan senjata rakita dari mana asalnya termasuk ada oknum warga yang masih kami kejar, yang diduga sebagai saksi utama.
“Kami akan kumpulkan, dicek satu persatu. Kami belum tahu persis oknum warga yang kami kejar ini adalah yang aktif dalam penyediaan peluru,” katanya.
Ketika ditanya apakah kasus ini ada hubungan dengan penangkapan jaringan dari Timor Leste di Jakarta yang membawa senjata termasuk keterlibatan oknum TNI dan Polri, Kamal menyampaikan bahwa hal itu masih dicek dan didalami.
Artikel ini ditulis oleh:
Antara

















