Semarang, Aktual.co — Sejumlah pria bersenjata mengendarai sepeda motor, menembak Joan Kagezi, Jaksa yang memimpin persidangan Uganda, untuk kasus pengeboman yang menewaskan 76 penonton pada perhelatan Piala Dunia 2010 lalu.
Kejadian itu berlangsung, ketika Kagezi berhenti dan berdiri di pinggir jalan Kampala untuk membeli buah. Saat itu, penyerang mendekatinya pada Senin malam, menurut sumber Kepolisian.
“Penjahat mengendarai sepeda motor dan berhenti di samping mobil yang diparkir, kemudian menembak dua kali di leher dan bahu melalui jendela di sisi pengemudi,” beber Inspektur Jenderal Polisi, Kale Kayihura, Selasa (31/3) waktu setempat.
Namun sayang, Kagezi dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit setempat. Kagezi merupakan Jaksa tunggal yang menangani 13 tersangka kasus teror yang saat ini sedang disidangkan di Pengadilan Tinggi di Kampala.
Diberitakan sebelumnya, ledakan meletus di sebuah restoran Ethiopia dan pusat rugby, saat berlangsungnya Piala Dunia. Saat itu, pertandingan antara Spanyol menghadapi Belanda, dengan skor berkesudahan 1-0, di Afrika Selatan.
“Pembunuhan Joan Kagezi harus kita buru dan adili semua elemen demi keamanan dan pembangunan negara kita,” kata Kayihura.
Artikel ini ditulis oleh:
















