Jakarta, Aktual.co — Tiongkok sedang mengungsikan warganya dari Yaman serta menghentikan patroli anti-pembajakan di wilayah tersebut, karena timbulnya kekerasan yang meningkat di Yaman.

Media pemerintah Tiongkok melaporkan, Senin (30/3) kemarin, tiga kapal Angkatan Laut dialihkan ke Pelabuhan Aden untuk menyelamatkan kira-kira 500 warga Tiongkok yang terperangkap di tengah pertempuran.

Namun demikian, tidak ada warga Tiongkok dilaporkan tewas atau luka dalam pertempuran yang sekarang kemungkinan memicu terjadinya pertempuran berbahaya antara negara-negara Arab sekutu Amerika dan Iran.

Perhimpunan pemilik kapal Tiongkok dalam laporan resminya mengatakan kepada media setempat, mereka telah diberitahukan bahwa pemerintah Tiongkok untuk sementara waktu, menghentikan partisipasi dalam patroli multinasional di Teluk Aden yang tertuju terhadap pembajak Somalia.

Tapi, pengumuman itu menyebutkan, tidak jelas kapan patroli akan dilanjutkan, demikian menurut juru bicara Kementerian Pertahanan.

Untuk diketahui, Tiongkok bergabung dengan patroli internasional pada bulan Desember 2008 lalu, demikian VOA melaporkan.

Artikel ini ditulis oleh: