Jakarta, Aktual.co — Koalisi Arab Saudi yang diikuti oleh 10 negara lain, terus mengincar rudal balistik kelompok Syiah Yaman, Al-Houthi, dalam beberapa hari kedepan.
Juru Bicara Operasi Badai Penentu di Yaman, Brigadir Ahmed Al-Asiri mengatakan, tujuan menhancurkan rudal tersebut adalah, untuk menghindari korban yang tak diinginkan.
“Kami bekerja sepanjang waktu untuk mencapai sasaran itu dalam waktu sesingkat mungkin,” kata Brigadir Ahmed Al-Asiri, sebagaimana dikutip Xinhua, Senin (30/3). Ia menegaskan perbatasan Arab Saudi, aman dan jauh dari ancaman.
Mengenai operasi pada Minggu (29/3), juru bicara tersebut mengatakan serangan udara ditujukan ke rudal, pasukan pertahanan udara Al-Houthi, gudang amunisi, jalur pasokan, gerakan pasukan dan tempat pertemuan anggota milisi Syiah tersebut di dekat perbatasan Arab Saudi.
Petempur kelompok Al-Houthi memindahkan rudal ke rumah warga sipil, kata Al-Asiri. Ia menyatakan tak ada pertemuan yang aman buat anggota Al-Houthi, sebab tempat itu menjadi sasaran serangan gencar di Yaman Utara dan helikopter telah menghancurkan kamp mereka di dekat perbatasan Arab Saudi.
Juru bicara tersebut pada Sabtu (28/3) mengumumkan keberhasilan tahap pertama operasi militer terhadap kelompok Al-Houthi dengan dihancurkannya semua pesawat dan pusat komunikasi milisi itu.
Pada Kamis (26/3), serangan udara pimpinan Arab Saudi dilancarkan terhadap tempat militer yang digunakan oleh kelompok Al-Houthi, yang telah merebut banyak wilayah di negeri itu termasuk Ibu Kotanya, Sana’a.
Artikel ini ditulis oleh:

















