Jakarta, Aktual.co — PDI Perjuangan terus memberikan sinyal-sinyal adanya reshuffle kabinet kerja. Kendatipun demikian, Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristyanto masih enggan mengumbar menteri-menteri mana saja yang pantas di-reshuffle.
Dia hanya mengatakan, kalau masalah reshuffle itu mencuat setelah pertumbuhan ekonomi di Indonesia melemah setelah nilai tukar rupiah merosot tajam. (Baca: Reshuffle Harus Segera Dilakukan Presiden Jokowi).
“Seperti kita tahu saat ini perekonomian kita turun. Pasti Presiden sudah memikirkan jalan keluarnya,” kata Hasto saat dihubungi wartawan, Jakarta, Kamis (14/5).
Selain itu Hasto mengatakan kalau soal reshuffle kabinet sepenuhnya hak prerogatif Presiden Joko Widodo. Jadi dalam hal ini tidak ada satu pun yang bisa mengintervensi Jokowi.
“Pastinya reshuffle ini bukan hanya sekedar mengganti menteri, tetapi bagaimana segala persoalan bisa diselesaikan. Apakah nanti sistemnya diubah, itu kewenangan Presiden,” demikian Hasto.
Artikel ini ditulis oleh:

















