Jakarta, Aktual.co — ‘Kekalahan’ KPK tiga kali berturut-turut seakan membuka tabir kesalahan KPK di mata Hakim Praperadilan. Hal itu juga yang disoroti Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Sebelum ada tiga kasus praperadilan, KPK seakan berdiri ‘diatas’ hukum.
“Seolah-olah menjadi 100 persen suci. Ini bisa berakibat abuse of power kalau ada political temptation,” kata Fadli Zon dalam acara diskusi Warung Daun Cikini, Sabtu (30/5).
Dalam catatanya, dua kali sudah dalam periode kepemimpinan KPK, tidak menyelesaikan masa tugasnya.”Dua kali kepemimpinan kpk, dua-duanya tidak selesai dan selalu ada masalah,” sambungnya.
Untuk itu, Fadli Zon menilai, inilah momen yang tepat untuk mengkaji ulang pola perekrutan calon pimpinan KPK. Jika tidak polanya, minimal calonnya harus ditingkatkan kualitasnya.
“Lembaga ini sangat kuat dan harus diisi orang-orang yang nyaris sempurna. Kalau lembaga digunakan jadi alat politik atau “partai” kpk, akan terjadi conflict of interest,” tandasnya.
Artikel ini ditulis oleh:

















