Jakarta, Aktual.co — Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (16/2) dipadati oleh berbagai lembaga swadaya masyarakat antara lain Indonesia Corruption Watch (ICW), Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Lembaga Pengawasan Reformasi Indonesia (LPRI).
Kedatangan mereka adalah untuk menyuarkan aspirasinya terkait pemberantasan korupsi di tanah air. Termasuk untuk independensi lembaga anti rasuah itu.
Uniknya, dalam aksi tersebut mempertontonkan atraksi kuda lumping. Lengkap dengan atribut kuda-kudaan yang dihias sedemikian rupa. Tak hanya itu, massa aksi juga menampilkan boneka tikus berukuran besar.
Demonstrasi tersebut diikuti oleh berbagai kategori umur. Khusus untuk ibu-ibu dibekali dengan perangkat aksi berupa sapu lidi. Benda tersebut dimaksudkan sebagai alat untuk menyapu koruptor, yang dilambangkan dengan boneka tikus.
Bukan hanya di Jakarta, seperti katakan orator bahwa aksi tersebut serentak dilakukan di 26 kota di Indonesia.
Artikel ini ditulis oleh:
Nebby
















