Jakarta, Aktual.co —KTT penerbangan internasional dimana pesertanya anggota ICAO telah sepakat semua penerbangan komersial memancarkan sinyal marabahaya setiap menit dalam keadaan darurat. Kesepakatan itu untuk meminimalisir kejadian seperti yang dialami pesawat Malaysia Airlines.
Mengutip Channelnewsasia, Kamis (5/2), sebagian besar dari Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) dari 191 negara anggota mendukung pelaksanaan rencana itu secepatnya. “Pelacakan global tidak akan mencegah kecelakaan,” kata ketua ICAO Olumuyiwa Benard Aliu.
Berdasarkan aturan baru, penerbangan akan diminta untuk melacak pesawat mereka menggunakan sistem yang memberikan lokasi mereka pada interval 15 menit.. “Ketika sebuah pesawat yang dalam kesusahan, sistem akan mengulangi sinyal setiap menit,” kata Aliu konferensi pers.
Laporan: Sukardjito












