Jakarta, Aktual.co — Raja Abdullah dari Yordania mengecam eksekusi mati yang dilakukan oleh kelompok Islamic State terhadap pilot Muath al-Kesasbeh. Pilot Yordania itu dieksekusi dengan dibakar.
“Tindakan ISIS yang pengecut ini tidak menunjukkan agama kita (Islam) dalam bentuk apapun,” ujar Raja Abdullah, seperti dikutip Telegraph, Rabu (4/2). “Sudah menjadi tugas rakyat Yordania untuk tetap bersatu menunjukkan kekuatan dalam melawan kelompok ini (ISIS). Ini hanya akan memberikan kekuatan dan perlawanan kuat,” tegas Raja Abdullah
.Al-Kesasbeh disandera oleh ISIS setelah jet tempur yang dipilotinya jatuh di wilayah yang dikuasai militan tersebut, di Raqqa Desember 2014 lalu. Selama berbulan-bulan, negosiasi dilakukan untuk kebebasan Kesasbeh bersamaan dengan sandera Jepang, Kenji Goto. ISIS awalnya meminta Yordania untuk membebaskan tahanan Al Qaeda Sajida al-Rishawi, sebagai kebebasan Goto dan Kesasbeh. Namun akhirnya Goto dieksekusi akhir pekan lalu.
Drama penyanderaan dari pria berpangkat letnan itu berakhir dengan eksekusi yang dilakukan terhadap Kesasbeh oleh ISIS. Eksekusi yang dilakukan pun amat menyeramkan. Melalui sebuah video, Kesasbeh tampak dibakar hidup-hidup oleh ISIS.

















