Jakarta, Aktual.co — Patung perunggu dari dua pria, yang masing-masing mengangkat tangannya tinggi-tinggi sebagai tanda memberi hormat, itu dikaitkan dengan seniman renaissance Italia abad ke-16, berdasarkan sebuah bagian kecil dari salah satu detil gambar murid Michelangelo, kata Fitzwilliam, yang merupakan museum dari Universitas Cambridge.

Menurut museum itu, musim gugur lalu Profesor Paul Joannides, profesor emeritus di sejarah seni Universitas Cambridge, menghubungkan patung perunggu itu dengan gambar salah seorang murid Michelangelo yang saat ini berada di Musae Fabre di Montpellier, Prancis.

Murid itu menyalin salah satu sketsa Michelangelo yang hilang termasuk komposisi seorang anak muda berotot mengendarai seekor panther, yang menurut museum itu sangat mirip dengan pose dari patung-patung perunggu itu.

Sketsa itu juga digambarkan dalam kesan “tiba-tiba dan kuat yang digunakan oleh Michelangelo dalam desain patung. Ini menunjukkan bahwa Michelangelo sedang menggunakan tema yang tidak biasa ini untuk karya tiga dimensi,” kata museum itu dilansir Reuters, Senin (2/2).

Patung-patung perunggu itu, yang selama satu abad lebih menjadi misteri, kini dinilai sebagai karya awal Michelangelo. Patung itu, tambah museum itu, dibuat setelah Michelangelo menyelesaikan patung marmer Davidnya, serta memulai membuat langit-langit kapel sistine.

Museum itu mengatakan bahwa bukti yang mengaitkan patung perunggu itu dengan Michelangelo akan dipaparkan pada konferensi Juli.

Sementara itu karya-karya tersebut akan dipajang di Museum Fitzwilliam.

“Patung-patung perunggu ini adalah karya seni yang sangat kuat dan menarik yang layak mendapatkan penelitian lebih lanjut — kami berharap masyarakat akan datang untuk melihat dan mengamatinya langsung, serta terlibat dalam perdebatan yang terus berlangsung ini,” kata Dr Victoria Avery, salah seorang pakar museum itu, dalam sebuah pernyataan.

Karya tersebut untuk pertama kalinya disebutkan sebagai karya Michelangelo ketika ditampilkan dalam koleksi Adolphe de Rothschild di abad ke-19.

Tapi karena karya-karya itu tidak dicatat dan tidak memiliki tanda, maka atribusi tersebut tidak diperhatikan. Selama lebih dari 120 tahun, patung-patung perunggu itu telah dikaitkan dengan sejumlah seniman.

Michelangelo juga dikenal bekerja menggunakan perunggu, tapi karya-karyanya yang lain hilang atau rusak, kata museum itu.

“Jika atribusi ini memang benar, maka patung-patung ini adalah satu-satunya karya perunggu Michelangelo yang tersisa di dunia ini,” kata museum itu.

Artikel ini ditulis oleh: