Alumni muda dan akademisi dari Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Negeri Semarang (Unnes), dan Universitas Sebelas Maret (UNS) secara resmi mengumumkan dukungannya terhadap Ganjar Pranowo sebagai presiden RI untuk periode 2024, di Kota Semarang, Jateng, pada Jumat (14/7/2023).

Semarang, Aktual.com – Alumni muda dan akademisi dari Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Negeri Semarang (Unnes), dan Universitas Sebelas Maret (UNS) secara resmi mengumumkan dukungannya terhadap Ganjar Pranowo sebagai presiden RI untuk periode 2024.

Mereka tergabung dalam Pergerakan Generasi Alumni Muda dan Akademisi Undip, Unnes, dan UNS Bersama Ganjar (Pena Mas Ganjar).

Sekitar 100 peserta yang merupakan alumni dan mahasiswa universitas terkenal di Jateng ikut mendeklarasikan dukungan mereka untuk gubernur Jateng tersebut. Deklarasi ini Kota Semarang, Jateng, pada Jumat (14/7/2023).

Koordinator Pena Mas Ganjar Reza Abdurrakhman mengatakan alumni muda dan akademisi dari tiga Universitas tersohor di Jateng ini telah banyak berdiskusi untuk preferensi sosial politik ke depan untuk condong ke arah mana.

“Kami akhirnya mendukung calon pemimpin baru indonesia. Kami merumuskan dan sepakat untuk mendukung Ganjar Pranowo,” ungkapnya di sela-sela kegiatan.

Menurut Reza, bakal calon presiden (bacapres) dari PDIP itu selama sepuluh tahun memimpin Jateng kerap hadir dalam kegiatan mahasiswa dan akademisi.

“Jelas, tujuan kami mendukung dan membersamai pergerakan Bapak Ganjar untuk menjadi presiden 2024 melalui gagasan seorang akademisi. Kami juga perkuat jaringan alumni-alumni muda di Jateng untuk mendukung Ganjar,” ungkapnya.

Untuk memperluas jaringan dukungan, Pena Mas Ganjar berencana menggelar kegiatan-kegiatan kemasyarakatan. Pihaknya juga bakal berkolaborasi dengan program pria berambut putih ini dalam beberapa kesempatan

“Kami akan membuat gagasan tulisan,menulis ulang dan menyebarkan mengenai tindakan-tindakan yang dilakukan oleh Ganjar di media sosial. Kami akan menghadirkan sosok yang peduli pada ranah akademisi,” jelasnya.

Selain deklarasi, loyalis Ganjar tersebut menggelar diskusi publik bertema “Pemilih Muda dan Pemilu 2024: Preferensi Sosial Politik, Mencari Presiden Indonesia yang Ideal”. Dengan begitu, mereka dapat mengetahui preferensi atau pilihan anak muda seperti apa untuk pemimpin baru.

“Dari hasil diskusi ini, kami akan buat tulisan jadi rujukan dan rekomendasi. Yang didiskusikan pertama terkait apa sih harapan generasi muda. Kemudian langkah-langkah strategis apa yang bisa kami lakukan untuk mendukung Ganjar,” ucapnya.

Deklarasi dan diskusi ini membuka ruang diskusi publik mengenai visi, misi, dan program-program yang akan dijalankan oleh Ganjar Pranowo.

“Kami berharap mahasiswa dari universitas lain juga bisa bergabung satu suara kita satu pergerakan untuk mendukung bapak Ganjar jadi presiden,” ujarnya.

Pena Mas Ganjar juga menekankan nilai-nilai kolaborasi, inovasi, dan tanggung jawab sosial. Melalui wadah ini, pihaknya berharap dapat menjadi jembatan antara masyarakat dan akademisi.

Sementara itu, peserta deklarasi Andi Rizqi Mubaroq mengatakan diskusi publik ini dapat membuka mata para pemilih muda tentang presiden yang layak dipilih.

“Diskusi ini sekaligus menjaring suara-suara alumni Undip, Unnes, dan UNS, atau anak muda lainnya untuk mendukung Bapak Ganjar,” ujarnya.

Sosok Ganjar sering blusukan dan secara langsung turun untuk melihat permasalahan yang dialami warganya, demikian yang diungkapkan oleh alumnus Undip tersebut. Hal tersebut menjadi nilai positif di mata masyarakat.

“Menurut saya, beliau sering datang langsung ke masyarakat, melihat persoalan yang terjadi,” katanya.

Andi mengatakan dirinya mengidolakan pria lulusan Universitas Gadjah Mada itu.

“Saya suka pemimpin yang suka olahraga. Anak muda kan sukanya berolahraga seperti Pak Ganjar yang sering joging dan bersepeda,” ujarnya.

Andi juga mendoakan Ganjar mampu menjadi presiden Indonesia. Selain itu, berhasil menjalankan visi dan misi saat menjabat Gubernur Jateng.

“Untuk ke depannya, semoga Bapak Ganjar menjadi presiden Indonesia. Dan mengusung visi mboten ngapusi mboten korupsi,” ungkapnya.

Diryo Suparto, pemateri diskusi publik ini, menyatakan bahwa kita akan membahas sosok pemimpin yang memenuhi kriteria pemilih muda, yang mayoritasnya adalah mahasiswa. Seorang konsultan politik ini mengatakan pemimpin yang mampu memanfaatkan media sosial berpeluang besar memikat hati pemilih muda.

“Kami mengangkat sosok Ganjar Pranowo.
Bagi saya, sudah komplet dan paripurna. Karena Ganjar bisa membaca teks politik lewat tren sekarang, yaitu media sosial. Ganjar memberikan pesan lewat media sosial ini,” ungkapnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Arie Saputra