Jakarta, Aktual.co —Sebuah asteroid dikabarkan bergerak mendekati bumi pada Senin (26/1). Asteroid itu akan meluncur di luar angkasa sejauh tiga kali jarak antara Bumi dan bulan. Anggapan umum mungkin melihat asteroid ini tidak dekat dengan Bumi. Namun dalam ilmu astronomi, jaraknya sangat dekat.

“Asteroid ini akan melintas dan jaraknya dengan Bumi mencapai 745 ribu mil (sekitar 1.198.961 kilometer), pada Senin (26/1),” menurut pihak NASA, seperti dikutip Time, Sabtu (24/1. NASA mengatakan, jarak antara asteroid dengan Bumi tersebut sangat langka terjadi.

Diperkirakan, jarak terdekat antara Bumi dengan sebuah asteroid baru akan terjadi lagi pada 2027. “Asteroid tersebut tidak akan menyebabkan bahaya bagi Bumi, tetapi tentunya tidak setiap hari sebuah asteroid melintas dan jaraknya hanya mencapai tiga kali jarak Bumi dan bulan,” lanjut pihak NASA.

Manajer Program Near Earth Object NASA, Dan Yeomans mengatakan, asteroid yang mendekati Bumi ini ukurannya cukup besar. “Kondisi ini memungkinkan kesempatan unik melakukan penelitian dan mempelajari asteroid,” tutur Yeomans.

Berdasarkan tingkat kecerahannya, asteroid yang dilabeli 2004 BL86 ini memiliki ukuran mencapai sekitar 500 meter.  Para ilmuwan akan gelombang micro untuk mempelajari asteroid ini. Bagi Yeomans, asteroid adalah sesuatu yang spesial. Menurutnya, di masa depan, asteroid bisa sumber daya mineral berupa bijih besi dan sumber daya mineral penting lainnya.