Jakarta, aktual.com – Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno didaulat menjadi pembicara dalam agenda global tahunan Abu Dhabi Sustainability Week. Eddy didaulat bicara tentang potensi geothermal Indonesia.
Agenda Abu Dhabi Sustainability Week merupakan forum tahunan Pemerintah Uni Emirat Arab yang mempertemukan berbagai pengambil kebijakan bidang iklim dan lingkungan hidup dari seluruh dunia, dan dibuka langsung oleh Presiden Uni Emirat Arab Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan.
Doktor Ilmu Politik UI ini menjelaskan, Indonesia memiliki 40 persen potensi panas bumi dunia atau nomor dua terbesar di dunia. Namun, potensinya saat ini masih belum dimanfaatkan secara optimal.
“Pemerintah mentargetkan penambahan hingga 5,2 gigawatt kapasitas geothermal hingga 2034 sebagaimana tercantum dalam RUPTL terbaru,” ungkapnya.
Geothermal Indonesia dan Peluang Kerja Sama Energi Terbarukan Global
Karena itu, Eddy menjelaskan bahwa Abu Dhabi Sustainability Week menjadi forum strategis untuk memperluas kerja sama Indonesia sekaligus mendapatkan investor, khususnya di bidang pengembangan energi terbarukan, termasuk geothermal Indonesia.
“Pengembangan energi terbarukan di Indonesia harus menarik secara keekonomian bagi investor dan menciptakan dampak yang luas, seperti membuka green jobs, memperkuat industri dalam negeri, hingga mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil,” lanjutnya.
Dalam Abu Dhabi Sustainability Week ini, Eddy Soeparno juga dijadwalkan mengadakan pertemuan bilateral strategis, antara lain dengan Menteri Energi dan Infrastruktur Uni Emirat Arab Suhail Mohamed Al Mazrouei serta Menteri Perubahan Iklim Amna bint Abdullah Al Dahak.
“Semoga dari rangkaian pertemuan ini bisa berkontribusi dalam memperkuat visi ketahanan energi Presiden Prabowo,” tutup Eddy.
Artikel ini ditulis oleh:
Tino Oktaviano














