Jakarta, Aktual.com — Media daring Aktual.com mengawali tahun 2026 dengan memperluas kolaborasi bersama kalangan akademik melalui penandatanganan perjanjian kerja sama dan Implementation Agreement dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jakarta.
Penandatanganan tersebut digelar di Auditorium Dr. Wahidin Sudirohusodo, Selasa (13/1/2026), sebagai bagian dari dukungan terhadap penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Selain penandatanganan kerja sama, kegiatan ini juga diisi diskusi bertema “Mengenal Cara Baru Memandang Negara bagi Gen Z” yang dipandu Asep Kamaluddin Nashir.
Diskusi menghadirkan Direktur Sekolah Negarawan Prayogi R. Saputra, Pemimpin Redaksi Aktual.com Rizal Maulana Malik, Wakil Direktur Sekolah Negarawan Rinto Setyawan, serta Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Alumni dan Kerja Sama FISIP UPN Veteran Jakarta Musa Maliki.
Dalam sambutannya, Musa Maliki menyampaikan bahwa kerja sama ini bertujuan membuka ruang yang lebih luas bagi mahasiswa untuk mengekspresikan gagasan melalui media.
“Hari ini kami menyepakati kerja sama strategis di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan Aktual.com. Harapannya, sivitas akademika FISIP UPN Veteran Jakarta dapat memaksimalkan ruang kolaborasi ini,” ujar Musa, Rabu (14/1/2026).
Ia juga menekankan pentingnya ruang diskusi di tengah dinamika kebangsaan sebagai sarana penguatan kesadaran politik mahasiswa. Menurutnya, forum semacam ini dapat menjadi bekal generasi muda untuk bersikap kritis terhadap kebijakan publik.
“Acara ini penting untuk memantik kesadaran politik generasi muda. Kritik adalah salah satu cara generasi muda menunjukkan kecintaannya terhadap negara,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Aktual.com Andy Abdul Hamid menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama tersebut. Ia menegaskan peran Aktual.com sebagai media yang menghadirkan perspektif penyeimbang dalam kehidupan demokrasi.
“Perlu kami tegaskan, keberadaan Aktual.com di republik ini adalah sebagai penyedia penyeimbang narasi di hadapan kekuasaan,” ucap Andy.
Andy juga mengajak mahasiswa untuk aktif menyuarakan pendapat secara bertanggung jawab, tidak hanya melalui media sosial, tetapi dengan membangun argumen berbasis data dan fakta.
“Teruslah bersuara. Jangan berhenti di media sosial saja, tetapi bangunlah argumen dengan data dan fakta, lalu sampaikan di ruang-ruang diskusi seperti ini,” tutupnya.
Artikel ini ditulis oleh:
Achmat
Eka Permadhi

















