Jakarta, aktual.com – Mantan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI Dino Patti Djalal membenarkan dirinya diundang ke Istana Kepresidenan Jakarta untuk bertemu Presiden Prabowo Subianto, Rabu (4/2/2026).
“Iya benar,” kata Dino saat dikonfirmasi melalui pesan teks, Rabu (4/2/2026).
Dino menyebutkan, pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung pada pukul 15.00 WIB. Namun, ia enggan mengungkapkan lebih lanjut agenda pembahasan maupun pihak-pihak lain yang turut diundang dalam pertemuan tersebut.
“Jam 15.00 WIB,” ujarnya singkat.
Saat ditanya apakah pertemuan itu juga melibatkan mantan Menteri Luar Negeri maupun Wakil Menteri Luar Negeri lainnya, Dino meminta agar konfirmasi lebih lanjut dilakukan kepada pihak Istana.
“Tanya Istana saja,” katanya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pertemuan di Istana Kepresidenan tersebut turut mengundang sejumlah tokoh senior diplomasi, baik mantan Menteri Luar Negeri maupun Wakil Menteri Luar Negeri. Nama-nama yang disebut di antaranya Alwi Shihab, Hassan Wirajuda, Marty Natalegawa, Retno Marsudi, Dino Patti Djalal, Triyono Wibowo, AM Fachir, serta Pahala Mansury.
Selain itu, Presiden Prabowo juga dikabarkan mengundang unsur legislatif dari Komisi I DPR RI, termasuk Ketua Komisi I Utut Adianto beserta pimpinan fraksi di komisi tersebut.
Dari kalangan akademisi dan pengamat hubungan internasional, sejumlah nama yang disebut hadir antara lain Hikmahanto Juwana (Guru Besar Hubungan Internasional UI), Yose Rizal Damuri (Direktur Eksekutif CSIS), Lina Alexandra (Kepala Departemen Hubungan Internasional CSIS), Teuku Rezasyah (Unpad), Prof. M. Mohtar Mas’oed (Guru Besar HI UGM), Prof. Evi Fitriani (FISIP UI), Ikrar Nusa Bakti, Philips J. Vermonte, serta Jusuf Wanandi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Istana Kepresidenan terkait agenda utama pertemuan tersebut. Namun, kehadiran sejumlah tokoh senior dari unsur diplomasi, legislatif, dan akademisi mengindikasikan adanya pembahasan strategis terkait arah kebijakan luar negeri Indonesia dan dinamika geopolitik global terkini.
Termasuk di antaranya isu masuknya Indonesia ke dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) yang merupakan inisiatif bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Artikel ini ditulis oleh:
Tino Oktaviano

















