Jakarta, Aktual.co — Warga Kecamatan Ipuh, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, berharap pihak terkait menghentikan kebiasaan anak-anak mengkonsumsi obat batuk jenis sirup secara berlebihan, diduga untuk mabuk.

“Saat ini anak-anak kebiasaan meminum obat batuk jenis sirup dalam jumlah banyak. Mereka minum itu untuk mabuk,” kata tokoh masyarakat Desa Medan Jaya, Andes, di Mukomuko, Jumat (26/12).

Andes mengatakan hal itu kepada tokoh agama di wilayah itu agar disampaikan kepada masyarakat, supaya menjaga dan melarang anak-anak bebas bergaul dan mengkonsumsi obat batuk.

Ia berharap, tokoh agama di wilayah itu menyampaikan dalam setiap ceramahnya di Masjid agar melarang anak-anak melakukan hal tersebut.

Minimal, lanjutnya, disampaikan kepada setiap orang tua agar menjaga dan mengawasi anak-anaknya agar tidak melakukan perbuatan buruk tersebut.

Menurut dia, bukan rahasia umum lagi, jika di wilayah itu anak-anak melakukan hal itu. Mereka melakukannya bersama-sama di bawah pohon.

“Kalau tidak dari sekarang maka masa depan anak-anak di wilayah ini akan rusak,” ujarnya.

Tokoh Desa Medan Jaya lainnya, Abadi mengatakan itu merupakan tugas aparat polisi setempat untuk melarang anak-anak tersebut.

Selain itu, lanjutnya, tugas dari orang tua untuk mengawasi dan melarang anak-anak meminum obat batuk secara berlebihan. Karena obat apapun kalau diminum berlebihan akan merusak kesehatan.

Artikel ini ditulis oleh: