Jakarta, Aktual.co — Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, menyatakan tinggi genangan air yang melanda Kecamatan Kroya, bertambah.
“Berdasarkan pantauan kami pada pukul 10.00 WIB, tinggi genangan air bertambah sekitar 15 sentimeter dari hari sebelumnya,” kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Cilacap Supriyanto di Cilacap, Senin (22/12).
Dengan demikian, tinggi genangan banjir di beberapa wilayah Kroya sampai saat ini mencapai kisaran 30-115 sentimeter.
Pihaknya pagi tadi mengevakuasi sekitar 300 santri dari Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Al Manshuroh, Desa Mujur, Kecamatan Kroya, ke tempat yang aman karena pondok tersebut terendam banjir.
Akan tetapi, sebanyak 598 keluarga di Desa Mujur dan Mujur Lor yang rumahnya terendam banjir hingga saat ini belum mengungsi.
“Tadi malam, kami sudah minta warga untuk mengungsi ke tempat-tempat yang telah disiapkan seperti di balai desa. Kami juga sudah siapkan perahu karet di sana,” katanya.
Sementara di Sidareja, banjir yang melanda tujuh desa di kecamatan itu sudah berangsur surut.
Kendati demikian, sebanyak 423 jiwa masih bertahan di empat pos pengungsian, yakni Kantor Kecamatan Sidareja, gudang milik Slamet, balai pertemuan RT 03 RW 03, dan Aula Koramil Sidareja.

Artikel ini ditulis oleh: