Jakarta, Aktual.com – Arus lalu lintas kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabotabek meningkat signifikan pada H-10 hingga H-8 libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A Purwantono, menyampaikan total kendaraan yang meninggalkan Jabotabek mencapai 459.570 unit, meningkat 4,8 persen dibanding lalu lintas normal yang tercatat 438.342 kendaraan.
“Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas dari empat gerbang tol utama, yaitu GT Cikampek Utama (menuju Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (menuju Bandung), GT Cikupa (menuju Merak), dan GT Ciawi (menuju Puncak),” ujar Rivan, Sabtu (14/3/2026).
Mayoritas kendaraan bergerak menuju arah timur, yakni 201.457 unit (43,8 persen) menuju Trans Jawa dan Bandung, diikuti 158.053 unit (34,4 persen) menuju Merak, serta 100.060 unit (21,8 persen) menuju Puncak.
Distribusi lebih rinci menunjukkan kendaraan ke arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama mencapai 108.140 unit, naik 24,2 persen dibanding arus normal. Sementara kendaraan menuju Bandung melalui GT Kalihurip Utama tercatat 93.317 unit, turun 2,7 persen dari lalin normal. Total kendaraan ke arah timur melalui kedua gerbang tol tersebut mencapai 201.457 unit, naik 10,1 persen dari normal.
Kendaraan menuju arah Merak melalui GT Cikupa tercatat 158.053 unit, meningkat 6 persen dari lalu lintas normal. Sementara kendaraan ke arah Puncak melalui GT Ciawi sebanyak 100.060 unit, turun 5,9 persen dibanding arus normal.
Rivan menambahkan, “Pada H-8 atau Jumat (13/3), jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek melalui empat gerbang tol utama tercatat 173.789 unit, meningkat 7,9 persen dibanding arus normal yakni 161.064 kendaraan.”
Jasa Marga mengimbau para pemudik untuk tetap berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, dan memantau kondisi jalan melalui aplikasi resmi agar perjalanan aman dan lancar.
Artikel ini ditulis oleh:
Eka Permadhi

















