Jakarta, Aktual.com — Presiden Prabowo Subianto memberikan penghormatan terakhir kepada tiga prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon oleh serangan artileri Israel, Sabtu (4/4/2026). Prosesi persemayaman digelar di Gedung VIP Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Dari pantauan youtube Sekretarist Presiden, Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo langsung menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan, dan Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon.

Prabowo kemudian memberikan penghormatan didepan foto prajurit TNI yang gugur, serta memanjatkan doa, satu persatu.

Dalam prosesi tersebut, Prabowo didampingi Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Agus Subiyanto, serta Menteri Luar Negeri Sugiono.

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tiba di lokasi dan ikut bertakziah. Ia mengenakan setelan jas lengkap dengan baret biru khas pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Selanjutnya, Presiden Prabowo bersama SBY dan pejabat negara lainnya menyaksikan prosesi pengusungan peti jenazah menuju upacara militer. Upacara pelepasan dipimpin oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

Sejumlah pejabat yang turut hadir di antaranya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Muhammad Ali, serta Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Mohammad Tonny Harjono. Wakil Panglima TNI dan para kepala staf angkatan juga tampak mengikuti prosesi tersebut.

Setelah upacara itu, ketiga jenazah prajurit TNI dilepas secara resmi untuk kemudian diberangkatkan ke daerah asal masing-masing. Pemulangan dilakukan menggunakan pesawat TNI Angkatan Udara jenis CN-295 dan C-130J.

Sebelumnya, jenazah tiba di Tanah Air menggunakan pesawat Turkish Airlines nomor penerbangan TK-056 dari Istanbul, Turki. Upacara penghormatan juga telah digelar oleh United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon sebelum pemulangan.

Upacara di Lebanon berlangsung di Hanggar Lebanese Air Force Beirut pada Kamis (2/4) waktu setempat, dipimpin oleh Force Commander UNIFIL Mayor Jenderal Diodato Abagnara. Kegiatan tersebut dihadiri Duta Besar RI untuk Lebanon, jajaran KBRI, perwakilan United Nations Headquarters (UNHQ), serta unsur militer Lebanon dan kontingen internasional.

Ketiga prajurit TNI tersebut gugur akibat serangan artileri Israel saat menjalankan tugas misi perdamaian di Lebanon Selatan.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi