Bengkulu, aktual.com – Menteri Agama Nasaruddin Umar mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama agar menjaga integritas karena posisinya sangat disorot publik layaknya kertas putih yang mudah terlihat jika terkena noda.
“Kementerian Agama itu idealnya seperti background putih, setetes tinta hitam itu akan sangat kelihatan, karena itu saya mengingatkan kepada kita semuanya bahwa masyarakat sangat sensitif melihat Kementerian Agama,” kata Nasaruddin Umar di Bengkulu, Jumat (24/4).
Dia menjelaskan tingginya ekspektasi masyarakat membuat setiap perilaku ASN Kementerian Agama menjadi perhatian, bahkan publik seolah mengharapkan aparatur bekerja tanpa cela.
Meskipun ASN bukan malaikat, namun menurut dia tetap tidak boleh melakukan perbuatan yang mencederai kepercayaan publik dalam pelayanan keagamaan.
Ia menyebutkan, tanggung jawab ASN Kementerian Agama tidak terbatas pada jam kerja formal, melainkan berlangsung hampir sepanjang waktu karena berkaitan dengan pelayanan umat beragama.
Dengan beban kerja tersebut, ia menilai aparatur Kementerian Agama memiliki peluang besar dalam meraih nilai ibadah, selama dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberhasilan Kementerian Agama tidak hanya diukur dari capaian administratif seperti bebas korupsi atau kinerja birokrasi semata.
“Sepanjang umat beragama itu berjarak dengan ajaran agamanya, maka Kementerian Agama belum bisa disebut berhasil, tetapi makin dekat antara umat dengan ajaran agamanya, maka itulah keberhasilan kita,” ujarnya.
Ia juga mengimbau ASN untuk bekerja secara optimal dan tidak bermalas-malasan, mengingat tanggung jawab yang diemban tidak hanya kepada negara tetapi juga kepada Tuhan.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan hal tersebut saat Rakerwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu di Bengkulu.
Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya konsep ikhlas beramal, yakni bekerja semata-mata untuk mendapatkan ridha Tuhan tanpa mengharapkan imbalan duniawi seperti jabatan atau pujian.
Selain itu, Nasaruddin Umar juga menekankan ASN Kementerian Agama harus bekerja secara profesional, terukur, dan terencana, bukan sekadar bekerja tanpa arah atau standar yang jelas.
Menurut dia keikhlasan memiliki tingkatan hingga pada level tertinggi seseorang bekerja tanpa ingin diketahui orang lain, sebagai bentuk pengabdian yang tulus kepada Tuhan.
Artikel ini ditulis oleh:
Rizky Zulkarnain

















