Anggota Polri meninggalkan lapangan seusai mengikuti apel Operasi Lilin 2015 di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (23/12). Sebanyak 80.197 Polisi dan 20.681 TNI di seluruh Tanah Air disiagakan dalam operasi pengamanan Natal dan Tahun Baru yang akan digelar pada 24 Desember 2015 hingga 2 Januari 2016. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/nz/15.

Jakarta, Aktual.com – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya mengerahkan 1.793 personel untuk mengawal peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 yang dipusatkan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Jumat (1/5).

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komarudin, mengatakan ribuan personel tersebut akan disebar di sejumlah titik untuk mengatur arus kendaraan sejak kedatangan massa hingga kegiatan berakhir.

“Tidak kurang dari 1.793 personel lalu lintas yang akan tersebar di lapangan, mulai dari kedatangan buruh hingga selesainya acara,” ujar Komarudin di Jakarta, Kamis (30/4/2026).

Ia menyebut pergerakan massa buruh dari berbagai daerah, termasuk Jawa Timur, sudah dimulai sejak Kamis sore dan diperkirakan tiba di Jakarta pada Jumat dini hari. Koordinasi lintas wilayah juga telah dilakukan dengan Ditlantas Polda di sejumlah daerah, seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, hingga Lampung.

Menurut Komarudin, jumlah buruh yang akan mengikuti peringatan May Day di Monas diperkirakan mencapai lebih dari 200 ribu orang. Selain itu, sekitar 4.000 unit bus diprediksi akan masuk ke Jakarta untuk mengangkut peserta aksi.

“Diperkirakan lebih dari 200 ribu buruh akan hadir di Monas, dan sebagian lainnya mungkin menggelar kegiatan di titik lain di Jakarta,” katanya.

Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan ibu kota. Meski demikian, pihak kepolisian berupaya menjaga agar aktivitas masyarakat tetap berjalan, meskipun terjadi perlambatan arus kendaraan.

Untuk mengantisipasi kepadatan, Ditlantas akan menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional, termasuk pengalihan hingga penutupan ruas jalan di sekitar Monas apabila diperlukan.

“Kami akan melakukan pengalihan atau penutupan jika kondisi lalu lintas sudah padat,” ujar Komarudin.

Ia menjelaskan, pengamanan akan dibagi dalam beberapa zona, yakni zona hijau, kuning, dan merah. Zona hijau diupayakan agar seluruh ruas jalan tetap dapat dilalui kendaraan, sedangkan zona kuning akan diterapkan jika terjadi peningkatan volume kendaraan, khususnya di kawasan Jalan Merdeka Barat, Timur, Utara, dan Selatan.

Pengalihan arus lalu lintas akan mulai diberlakukan dari sejumlah titik, seperti Sarinah, Tugu Tani, dan Harmoni, guna mengurangi kepadatan di sekitar Monas.

Selain fokus pada kegiatan May Day, kepolisian juga mengantisipasi pergerakan masyarakat yang akan beraktivitas atau berlibur di Jakarta, termasuk di kawasan Istora Senayan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan waktu perjalanan dan memilih jalur alternatif,” kata Komarudin.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi