Jakarta, Aktual.com — Lonjakan penjualan kendaraan energi baru (NEV) menegaskan pergeseran industri otomotif global menuju elektrifikasi yang semakin agresif. Di tengah persaingan ketat, Leapmotor tampil sebagai salah satu pemain dengan pertumbuhan tercepat, didorong kombinasi inovasi teknologi, ekspansi produk, serta respons pasar terhadap kebutuhan mobilitas yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Pada April 2026, Leapmotor mencatatkan rekor pengiriman kendaraan sebanyak 71.387 unit, mencakup penjualan domestik dan ekspor. Angka tersebut meningkat 73,95 persen secara tahunan (year-on-year) dan tumbuh 42,69 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Capaian ini menempatkan Leapmotor di posisi pertama di antara startup NEV, baik secara bulanan maupun kumulatif tahun berjalan.
Sepanjang Januari hingga April 2026, total pengiriman Leapmotor mencapai 181.542 unit atau naik 41,18 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kinerja ini memperkuat posisi perusahaan di segmen kendaraan listrik yang tengah berkembang pesat, seiring meningkatnya permintaan pasar global terhadap mobil ramah lingkungan.
Dalam keterangan tertulis yang dikutip Minggu (10/5/2026), Leapmotor menyebutkan bahwa capaian tersebut tidak lepas dari strategi peluncuran model baru serta peningkatan kapasitas produksi yang signifikan.
“Pencapaian ini mencerminkan tingginya permintaan pasar terhadap lini produk terbaru kami serta kemampuan perusahaan dalam mempercepat kapasitas produksi secara efisien,” demikian pernyataan perusahaan.
Momentum pertumbuhan Leapmotor juga terlihat pada partisipasinya dalam Beijing Auto Show, di mana booth perusahaan menarik perhatian media, mitra, dan konsumen. Dalam ajang tersebut, Leapmotor menampilkan sejumlah model terbaru, termasuk SUV flagship Leapmotor D19, Leapmotor B05 Ultra, serta Leapmotor B03X.
Permintaan terhadap model baru menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan penjualan. Model D19 yang diperkenalkan pada 16 April, misalnya, berhasil mencatatkan lebih dari 15.000 pesanan dalam 15 hari pertama. Sementara itu, B05 Ultra diluncurkan pada 24 April bertepatan dengan pembukaan Beijing Auto Show, dan B03X telah lebih dahulu diperkenalkan pada Maret.
Secara ekonomi, tren ini mencerminkan perubahan preferensi konsumen yang semakin mengarah pada kendaraan listrik sebagai solusi mobilitas masa depan. Selain faktor efisiensi biaya operasional, aspek gaya hidup ramah lingkungan juga menjadi pertimbangan utama, terutama di kawasan perkotaan.
Leapmotor sebelumnya mencatatkan hampir 600.000 unit pengiriman sepanjang 2025. Dengan performa kuat di awal 2026, perusahaan optimistis dapat mencapai target ambisius satu juta unit pengiriman tahun ini.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat inovasi teknologi serta memperluas portofolio produk untuk memenuhi kebutuhan mobilitas listrik yang semakin beragam,” lanjut pernyataan tersebut.
Di Indonesia, Leapmotor hadir melalui PT Indomobil National Distributor sebagai mitra distribusi resmi. Kehadiran ini menjadi bagian dari ekspansi global perusahaan dalam menghadirkan kendaraan listrik pintar yang lebih mudah diakses oleh konsumen.
Dengan kombinasi strategi produk, inovasi teknologi, serta ekspansi pasar, Leapmotor semakin mempertegas posisinya sebagai salah satu pemimpin baru di industri kendaraan listrik global.
Artikel ini ditulis oleh:
Eka Permadhi

















