Jakarta, Aktual.co — Menindaklanjuti hasil rekomendasi hak angket pada tahap hak menyatakan pendapat adalah suatu keharusan yang harus dilewati DPRD DKI Jakarta. Setelah ditemukannya pelanggaran etika dan norma yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Menurut Ketua Umum Komando Barisan Rakyat (KOBAR) Rijal Ijal mengatakan setelah hak angket maka harus masuk dalam hak menyatakan pendapat (HMP), dan HMP wajib dijalankan oleh DPRD. Karena itu sebuah kewajiban yang harus dilakukan oleh DPRD setelah dibuktikan bahwa Ahok telah melakukan pelanggaran.
“Siapapun yang melakukan itu wajib menerima sanksi, dan sanksi ini akan dibuktikan dan tidak boleh berhenti di hak angket,” kata Rizal kepada aktual.co, Selasa (5/5) di Jakarta.
Sementara itu dalam kesempatan yang sama Sekjend DPP KOBAR Arief menyatakan nada serupa. Dikatakan Arief yang ikut menanggapi, jika DPRD tidak melanjutkan Hak angket ke HMP maka itu sebuah dosa besar yg mereka lakukan terhadap masyarakat Jakarta.
KOBAR pun mengancam akan melakukan upaya pembusukan di dapil masing-masing anggota DPRD DKI Jakarta agar tidak memilih mereka lagi Namun jika HMP digulirkan,Ujar Arief,pihaknya akan sangat bersyukur ternyata anggota DPRD DKI Jakarta masih taat konstitusi dan masih mendengar aspirasi masyarakatnya.
‘Dan kami juga mengajak kepada seluruh masyarakat Jakarta agar mengawasi proses HMP tersebut, serta merta tetap fokus pada isu-isu lainnya. Sebab bisa jadi, HMP ini diputuskan dengan sangat hati-hati oleh mereka (DPRD) karena sempat jeda agak lama sehingga ada dugaan bahwa HMP merupakan pengalihan isu oleh sekelompok elite yang ada terkait gerakan 20 Mei nanti. Bisa saja itu terjadi, sebab bagaimanapun juga DPRD adalah sebuah lembaga politik dan dalam politik setiap keputusan apapun dapat berubah dalam hitungan detik,”paparnya.
Apapun itu Arief yang juga salah satu pencetus Masyarakat Jakarta Cabut Mandat Gubernur DKI Jakarta ini menegaskan bahwa KOBAR sangat mendukung langkah yang baik ini yang akan dilakukan DPRD.
“Semoga HMP dapat memberikan jawaban yang baik bagi seluruh masyarakat Jakarta, agar proses pembangunan DKI Jakarta dapat terus berjalan dengan sebaik-baiknya” pungkasnya.
Artikel ini ditulis oleh:
Andy Abdul Hamid

















