Jakarta, Aktual.co — Partai Persatuan Pembangunan (PPP) resmi menyetujui Perppu Pilkada dengan ditandatanganinya perjanjian menyetujui Perppu tersebut.
“Saya adalah orang yang menandatangani perjanjiam menyetujui perppu yang ditandatangani presiden (SBY). Saya yakin Romi (Romahurmuziy) dan Djan Faridz (Ketum PPP) konsisten dengan perppu,” kata Syaifulah Tamliha, Jumat (5/12).
Melakukan Pilkada langsung adalah hal penting yang menjadi pilar demokrasi. Rakyat menaruh harapan besar pada pemimpin yang dia pilih secara langsung.
“Terlalu mundur kalau kita nolak perppu yang dibuat Susilo Bambang Yudhoyono. Tidak perlu menolak perppu. Kalau pemilihan lewat DPRD lagi, negara bisa terkotak-kotak lagi,” kata dia.
“Saya pikir PPP tidak akan berubah, karena prinsip PPP adalah istiqomah. Bujukan Golkar kepada PPP untuk mengikuti jejak Golkar menolak Perppu Pilkada tentu tidak akan dilayani oleh PPP.”
Artikel ini ditulis oleh:
















