Banda Aceh, Aktual.com – Wilayah kepulauan Aceh yakni Kabupaten Simeulue membutuhkan sebanyak 108.572 vaksin untuk disuntikkan kepada masyarakat dan tenaga kesehatan yang ada di daerah penghasil lobster itu.

“Kebutuhan vaksin COVID-19 untuk Kabupaten Simeulue sebanyak 108.572 vial (botol),” kata Kepala Dinas Kesehatan Simeulue Asludin yang dihubungi dari Banda Aceh, Senin(18/1).

Asludin mengatakan, dari total kebutuhan tersebut pihaknya memiliki sasaran keseluruhan sebanyak 54.286 mulai dari dari tenaga kesehatan hingga masyarakat umum di Simeulue.

“Kalau khusus untuk tenaga kesehatan kebutuhan vaksinnya sebanyak 3.200 vial dengan jumlah sasaran 1.600 orang,” ujarnya.

Asludin menyampaikan, jumlah sasaran yang ditetapkan itu baru sebagai data awal, karena nantinya mereka akan diperiksa lagi guna melihat kondisi kesehatan sebelum divaksinasi.

“Itu baru data awal, nanti di screening lagi, jika ada penyakit pada peserta, maka untuk sementara tidak boleh divaksinasi,” katanya.

Sejauh ini, lanjut Asludin, untuk tahap pertama ini pihaknya belum mengetahui berapa total vaksin yang akan diberikan, pasalnya proses pendistribusian belum dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Aceh.

“Untuk jumlah yang didistribusikan Itu tergantung jumlah vaksin yang diberikan pusat,” ujar Asludin.

Asludin menambahkan, jika vaksin sudah didistribusikan maka pelaksanaan vaksinasi tersebut direncanakan berlangsung mulai Februari 2021.

Seperti diketahui, sampai dengan hari ini Aceh sudah menerima 27.880 dosis vaksin dari pemerintah pusat dari total target penyuntikan sebanyak 3,7 juta orang.

Untuk tahap pertama, vaksinasi dilakukan untuk tenaga kesehatan dan pejabat prioritas di tingkat provinsi, Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar.

Kota Banda Aceh sudah didistribusikan sebanyak 12.760 dosis, dan Aceh Besar 5.080 dosis. Sisanya 10.040 disimpan di provinsi.

Sedangkan vaksin untuk 21 kabupaten/kota lainnya di Aceh belum dikirimkan, proses pendistribusiannya pada termin kedua yakni mulai 15 Februari 2021.(Antara)

(Warto'i)