Jakarta, Aktual.co — PT KAI Commuter Jabodetabek dan Perusahaan Jepang Sony FeliCa mengembangkan tiket elektronik berbentuk gelang untuk meningkatkan pelayanan kepada penumpang. Saat ini PT Indosat tertarik dengan kerja sama tersebut dengan mengabungkannya ke telepon seluler.
Direktur Utama PT KCJ Tri Handoyo mengatakan rencananya chip yang memuat untuk telepon seluler dan tiket elektronik tersebut akan diluncurkan Semester II 2015.
“Sistem tersebut serupa dengan Hong Kong MTR dalam hal kemampuan mengakomodasi berbagai ‘platform’ dalam satu sistem. Selain itu, sistem kami juga dapat menerapkan mobile NFC e-wallet sebagai tiket dan alat pembayaran,” ujar Tri Handoyo dalam konferensi pers di Stasiun Juanda, Jakarta, Selasa (3/2).
Namun, dia mengatakan, tiket tersebut belum bisa terintegrasi dengan Transjakarta Busway karena moda darat tersebut masih menggunakan platform kartu dari bank.
Dalam kesempatan yang sama, Senior General Manager FeliCa Business Division Kazuyuki Sakamoto mengatakan kerja sama tersebut merupakan salah satu ekspansi bisnisnya yang menyasar sektor transportasi terutama ritel. Selain itu Indonesia sebagai negara berkembang merupakan pasar yang tepat untuk memperluas ekspansi secara global dan berharap bisa berkelanjutan.
“Kami senang bisa bekerja sama dengan PT KCJ, sebagai salah satu transportasi publik di Indonesia, Kami yakin dapat memberikan kontribusi postif dalam meningkatkan pelayanan dan operasinya,” katanya.
Pengembangan teknologi pada perangkat e-ticketing menjadi sangat penting untuk mendukung target 1,2 juta penumpang per hari pada 2019. Hingga akhir 2014, KCJ telah membeli 664 unit KRL untuk melayani jumlah pengguna yang terus bertambah, sementara setiap harinya, PT KCJ mengoperasikan 757 perjalanan KRL.
Artikel ini ditulis oleh:
Eka













