Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum Partai Golkar versi Munas Jakarta, Agung Laksono mengakui kehebatan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dalam melakukan perundingan.

Salah satunya adalah mendamaikan dualisme partai yang berkonflik demi keikutsertaan Golkar pada Pilkada 9 Desember mendatang.

“Pak Jusuf Kalla adalah juru runding yang ulung,” kata Agung Laksono dalam sambutannya di Rumah Dinas Wakil Presiden di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (30/5).

JK, Kata Agung, dapat mendamaikan Partai Golkar ditengah panasnya hubungan kedua kepengurusan. Terlebih saat kedua kepengurusan saat saling serang dengan kata-kata yang tidak pantas.

Menurut Agung, tindakan JK mendamaikan kedua kubu sangat tepat. Karena untuk mencari solusi terbaik bagi Partai Golkar agar bisa mengikuti salah satu agenda politik besar Indonesia, yaitu pemilihan umum kepala daerah Desember mendatang.

Atas inisiatif JK itu, dirinya beserta kepengurusan Partai Golkar hasil Munas Jakarta terpanggil rasa tanggung jawab untuk menyelesaikan dualisme Partai Beringin.

Agung juga bersyukur perselisihan tidak sampai menyebabkan Partai Golkar tidak ikut serta dalam Pilkada Serentak. “Ini yang disampikan Pak Jusuf Kalla kepada kami sehingga lahirlah islah terbatas,” tutup Agung.

Artikel ini ditulis oleh: