Jakarta, Aktual.co —Pelaksana Tugas Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan walaupun dirinya sudah bukan lagi wakil dari Joko Widodo, tapi ia tetap sebagai wakil untuk urusan membangun Jakarta.
Lantaran Jokowi telah berjanji jika sudah memegang jabatan jadi Presiden RI, pemerintah pusat akan berusaha melakukan koordinasi yang baik dengan Pemerintah Provinsi DKI.
“Saya tetap wakilnya Pak Jokowi untuk urusan Jakarta. Kalau urusan Indonesia ya wakilnya Pak JK,” ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta, Senin (20/10).
Selain itu, ujar Ahok, Jokowi juga berjanji akan membantunya dalam usaha membangun Jakarta karena menganggap urusan Jakarta adalah urusannya juga.
“Beliau sudah sangat komitmen bahwa urusan Jakarta adalah tanggung jawab beliau,” ujar Ahok.
Ahok menambahkan Jokowi telah berjanji untuk membantu Pemerintah DKI dalam melaksanakan beberapa kebijakan seperti loop line, NCICD, dan masalah normalisasi sungai.
“Banyak ya, pembangunan loop line kedua kereta api yang ke Tangerang-Bogor itu juga akan dibantu,kalau soal banjir ya tentu NCICD yang harus dikerjasamakan. Sungai-sungai juga soalnya masih ada 13 sungai yang dipegang sama pusat,” ujarnya.
Sebagai informasi, sepeninggal Jokowi yang kini menjadi presiden, Ahok akan segera naik jabatan menjadi Gubernur DKI Jakarta. 
Beberapa waktu lalu, ketika menghadiri acara silaturahmi dengan seluruh perangkat pemerintah DKI Jakarta, Jokowi sempat menyatakan bahwa ketika ia menjadi presiden nanti, ia akan mendukung kebijakan yang dilakukan Ahok dalam usaha membangun Jakarta.

()