Jakarta, Aktual.com – Stasiun Televisi Al Jazeera mebgecam keputusan Arab Saudi yang membekukan siarannya, dengan menyebut tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan.
Sebelumnya diberitakan jika Arab Saudi telah menutup media yang berbasis di Qatar ini sebagai bagian dari krisis diplomatik di Kawasan Teluk Arab.
Dilansir dari AFP, Rabu (7/6), dalam sebuah pernyataan, Al Jazeera mengecam langkah Riyadh dan meminta Saudi mengizinkan jurnalisnya terus bekerja “Tanpa ada intimidasi dan ancaman.”
Al Jazeera menjelaskan langkah yang diambil otoritas untuk menentang jaringan dan operasinya tidak bisa dibenarkan.
“Meskipun jaringan ini dibatasi, Al-Jazeera akan terus meliput berita dan urusan yang terjadi saat ini dari kawasan tersebut dan di luarnya dengan cara objektif.” Lanjutnya.
Tak hanya menutup kantornya, Saudi juga mencabut izin mereka untuk melakukan siaran.
Saudi menuduh Al Jazeera mempromosikan kelompok teroris dan mendukung pemberontakan yang terjadi di Yaman.
Pewarta : Agustina Permatasari
Artikel ini ditulis oleh:
Bawaan Situs

















