HRIS (Human Resources Information System)
HRIS (Human Resources Information System)

Jakarta, Aktual.com – Apa aplikasi HRIS terbaik di Indonesia untuk mengelola data dan administrasi karyawan? Sulit menjawabnya karena ada banyak kandidat di dalamnya.

Tetapi untuk menemukan yang terbaik, Anda hanya perlu menyesuaikannya dengan apa yang perusahaan butuhkan.

Sekilas Tentang Apa Itu HRIS

HRIS (Human Resources Information System) merupakan alat yang amat diperlukan oleh HRD. Fungsinya untuk mengumpulkan dan mengolah data yang berhubungan dengan karyawan atau anggota suatu organisasi.

Sebagai bentuk adaptasi, saat ini HRIS sudah menggunakan teknologi cloud. Dengan begitu Anda bisa mengaksesnya dari mana saja di luar jam kerja.

Pilihan Aplikasi HRIS Terbaik di Indonesia

Tiga hal yang perlu jadi pertimbangan dalam pemilihan aplikasi HRIS adalah kebutuhan, anggaran dan vendor. Berikut pilihan aplikasi HRIS terbaik di Indonesia yang mungkin cocok untuk perusahaan Anda.

1. Talenta

Produk HRIS dari Talenta sudah mengimplementasikan teknologi cloud. Sistemnya terintegrasi dengan baik sehingga jauh lebih praktis daripada harus mengerjakannya secara manual.

Talenta adalah salah satu vendor terbaik dan kredibel untuk aplikasi HRIS di Indonesia. Di dalamnya terdapat semua fitur umum yang diperlukan HRD mulai dari pencatatan kehadiran karyawan hingga payroll.

Talenta dipercaya oleh banyak perusahaan besar dari berbagai industri. Biayanya relatif terjangkau dan yang utama Talenta adalah aplikasi HRIS all-in-one.

2. BambooHR

Berikutnya BambooHR, pilihan aplikasi HRIS all-in-one lain yang juga berbasis web. Mereka menawarkan empat fitur utama yaitu sistem tracking, penjadwalan dan absensi, manajemen payroll, serta fitur orientasi.

BambooHR akan menghemat banyak waktu yang mungkin terbuang jika Anda mengelola data karyawan secara manual. Selain itu Anda juga tidak perlu khawatir lagi dengan human error yang terkadang membuat ketidakakuratan.

Dapatkan uji coba gratis Anda segera dengan mendaftar akun baru.

3. Namely

Namely mengurus data karyawan secara lebih menyeluruh dengan berbagai fitur lengkapnya. Ini adalah software pengelolaan SDM yang benar-benar didesain khusus untuk perusahaan profesional.

Selain fitur mendasar seperti absensi, pelaporan dan perencanaan, HRIS Namely juga menawarkan fitur administrasi tunjangan. Bahkan Anda bisa mempersonalisasi kebijakan perusahaan secara instan.

Sistem Namely memungkinkan HRD mendorong pertumbuhan perusahaan dengan kemudahan pengolahan data karyawan. Lihat fitur lengkapnya dengan mengirim permintaan demo.

4. OrangeHRM

Berasal dari Amerika Serikat, OrangeHRM adalah salah satu software terbaik yang dipercaya banyak perusahaan besar dunia.

Pengembangnya menggunakan sistem modular untuk pemrosesan segala macam data. Masing-masing modular punya fungsi yang berbeda. Jadi, Anda bisa memilih paketnya sesuai dengan kebutuhan.

HRD bisa memantau peningkatan karier karyawan dengan fitur Culture serta melakukan aktivitas standar lainnya. Siapkan perusahaan Anda untuk mengurus SDM dengan aplikasi berstandar internasional ini.

5. DeskEra

DeskEra mengaku sebagai aplikasi HRIS yang ramah usaha kecil. Hal itu mereka tunjukkan dengan menghadirkan puluhan fitur sekaligus dalam satu platform.

Bukan cuma bisa digunakan oleh tim HRD, tetapi DeskEra juga memiliki fungsi akuntansi di dalamnya. Pembukuan, CRM dan manajemen SDM semua jadi satu.

DeskEra bisa menjadi solusi jika Anda ingin berlangganan layanan manajemen kantor dari satu vendor yang sama. Dibandingkan lainnya, secara fungsi DeskEra adalah yang paling komplit.

Pilih Aplikasi yang Fokus dengan Fitur HRIS

Software HRIS dibutuhkan untuk membuat pengolahan data oleh HRD berjalan otomatis. Namun jika Anda terbentur anggaran, sebaiknya pilih yang terfokus pada manajemen SDM saja. Setidaknya harus ada fitur payroll, rekrutmen, kehadiran, dll.

Di antara rekomendasi aplikasi HRIS terbaik di Indonesia, Anda bisa mencoba layanan dari Talenta. Ini akan menghemat banyak waktu, tenaga dan ongkos demi peningkatan produktivitas perusahaan.

(Nurman Abdul Rahman)