Kupang, Aktual.co — Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Nusa Tenggara Timur (NTT) menerjunkan 150 anggota banser untuk mengamankan perayaan Natal di seluruh gereja di NTT.
“Untuk Kota Kupang sendiri kami terjunkan 150 anggota banser dan untuk daerah-daerah akan disesuaikan dengan kondisi daerah dan anggota banser yang diterjunkan berjumlah 25 hingga 50 anggota,” kata Ketua Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) NTT Abdul Muis di Kupang, Rabu (24/12).
Menurut Muis, partisipasi GP Ansor NTT dalam setiap perayaan keagamaan di Kota Kupang dan seluruh wilayah provinsi seribu pulau itu, sebagai sebuah rutinitas wajib dengan berlandaskan semangat kebersamaan dan toleransi.
Dia mengatakan, keberagaman yang terpancar dalam kebhinekaan Indonesia dilihat sebagai sebuah kekayaan yang patut mendapatkan dukungan semua kalangan dan agama yang ada, demi kehidupan berbangsa dan bernegara yang damai dan penuh toleransi.
“Dasar pijakan itulah yang mendorong GP Ansor untuk terlibat dalam pengamanan Natal di semua gereja yang ada di seluruh wilayah NTT,” ujarnya.
Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur (NTT) menerjunkan 5.294 personel untuk mengamankan perayaan Natal, 25 Desember 2014.
Jumlah itu belum termasuk personil TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), petugas Dinas Perhubungan dan pemadam kebaran yang dikerahkan untuk membantu Polri.
Kabid Humas Polda NTT Ajun Komisaris Besar (AKB) Agus Santoso menjelaskan ribuan personel tersebut akan ditempatkan di 523 gereja di seluruh NTT. “Di Kota Kupang ada 12 gereja yang jadi prioritas pengamanan,” ujarnya.
Personel polisi juga ditempatkan di lokasi rawan keamanan dan di ruas jalan tertentu untuk mengurai kemacetan lalu lintas. Pengamanan bertujuan memberikan rasa aman kepada warga yang merayakan natal.

Artikel ini ditulis oleh: