Karyawan jasa penukaran uang asing menunjukkan dolar Amerika di Masayu Agung, Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (2/8/2018). Nilai tukar rupiah terhadap dolar atau kurs kembali menurun, yakni dari sebelumnya sebesar Rp 14.734 per USD pada Kamis (30/8/2018) naik menjadi Rp 14.800 per USD pada pukul 07.00 WIB. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta pada Kamis diprediksi menguat seiring pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia sore nanti.

Pada pukul 11.24 WIB, rupiah menguat 40 poin atau 0,29 persen menjadi Rp13.943 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp13.983 per dolar AS.

Analis Bank Mandiri Rully Arya Wisnubroto mengatakan pergerakan rupiah hari ini akan dipengaruhi keputusan bank sentral terkait suku bunga acuan yang diprediksi akan turun 25 basis poin.

“Saya rasa hari ini hasil RDGnya sesuai ekspektasi. Jadi sudah highly expected (harapan tinggi) akan ada cut (penurunan) 25 bps,” ujar Rully, Kamis (18/7).

Menurut Rully, jika BI tidak menurunkan suku bunga acuannya BI 7Days Reverse Repo Rate maka akan berdampak negatif bagi nilai tukar. “Justru yang negatif kalau tidak turun,” katanya.

(Abdul Hamid)