Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan, Abdullah
Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan, Abdullah

Pelalawan, Aktual.com – Sistem Informasi Kehadiran Online (SIKO) kembali bemasalah saat apel pagi setelah libur lebaran. Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan Abdullah kembali mengingatkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Selasa (10/5).

Pasalnya saat masuk setelah libur lebaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga honorer ketika absen di lapangan saat apel pagi di kantor Bupati banyak dinyatakan datang tidak tepat waktu di aplikasi SIKO padahal mereka sudah di lapangan tepat waktu. Kebanyakan dari ASN dan tenaga honorer ini sudah berusaha mengakses aplikasi SIKO dititik tempat mereka apel pagi di tiang bendera kantor Bupati

Abdullah mengatakan dari pada memastikan orang datang dan pulang tepat waktu, lebih baik BKPSDM memastikan bahwa analisa jabatan dan analisa beban kerja itu terlaksana, dan penilaian berbasis kinerja dapat berjalan dengan baik.

Analisa jabatan dan analisa beban kerja ini dapat melihat seberapa baik dan terlaksananya kerja dari ASN dan tenaga honorer dalam menjalankan program pemerintah dan pelayanan terhadap masyarakat Kabupaten Pelalawan.

“Dari pada memastikan orang datang dan pulang tepat waktu, lebih baik BKPSDM memastikan bahwa analisa jabatan dan analisa beban kerja itu terlaksana, penilaian berbasis kinerja”, ujar Abdullah.

Sebelumnya Abdullah sudah pernah juga mengingatkan BKPSDM tentang buruknya aplikasi SIKO. Pasalnya, banyak laporan dari pegawai dan honorer yang merasa dirugikan oleh aplikasi SIKO yang diterapkan Pemkab Pelalawan.

Pegawai dan honorer yang tidak terlambat namun akibat buruknya jaringan ditambah masalah diserver hingga pegawai dan honorer dianggap terlambat. Ada juga permohonan maaf dari server karena kesalahan tekhnis dari aplikasi SIKO dan SIDARA.

Plt. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Darlis, pernah menyampaikan melalui pesan WhatsApp (WA) latar belakang kenapa dibangunnya sistem absensi online berbasis android ini yaitu di samping untuk dapat meningkatkan disiplin pegawai yang selama ini sangat jauh menurun juga dalam rangka mencegah penularan Covid-19 yang melanda kita sampai saat ini. Apabila kita menggunakan absen manual dan finger print yang harus disentuh oleh semua pegawai.

Darlis menyampaikan terkait adanya persoalan dengan absensi online berbasis android yang masih terjadi problem jaringan, maka kami sebagai pengelola sudah melakukan evaluasi dan berbenah untuk penyempurnaan sistem ini. Kemudian kami juga menyadari karena ini baru kita laksanakan tentunya masih terdapat kekurangan dan kelemahannya.

Namun disisi lain sebenarnya kita berniat baik dengan kata lain kita berusaha terus bagaimana caranya meningkatkan disiplin bagi pegawai di lingkungan pemerintah Kabupaten Pelalawan yang belakangan ini sangat jauh menurun. Tentunya kami juga mengharapkan dukungan dari semua pihak, sebenarnya tidaklah separah yang di laporkan oleh ASN dan tenaga honorer.

Darlis berharap semoga semua pihak dapat mendukung program ini dan dapat berjalan sebagaimana yg kita harapkan bersama demi meningkatnya disiplin pegawai dilingkungan pemerintah Kabupaten Pelalawan yang juga diharapkan dengan meningkatnya disiplin akan berdampak pada peningkatan kinerja.

(Ikhwan Nur Rahman)

(A. Hilmi)