Wagub Djarot Saiful Hidayat (kiri) berjalan menuju Balai Agung untuk menerima Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (PLT) Gubernur DKI Jakarta dari Mendagri di Balai Kota, Jakarta, Selasa (9/5). Djarot langsung menjabat sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Gubernur DKI Jakarta, setelah terpidana Basuki Tjahaja Purnama divonis dua tahun penjara. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/nz/17

Jakarta, Aktual.com – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, mengatakan dirinya mendapatkan surat dari pasangan gubernur terpilih Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Inti isi surat tersebut adalah untuk bersilaturahmi.

Djarot mengungkapkan, surat tersebut dikirim secara pribadi oleh Anies Baswedan, bukan dari Tim Sinkronisasi yang dibentuk Anies-Sandi.

“Yang menyurati saya bukan tim sinkronisasi, itu (surat dari) Pak Anies-Sandi untuk bersilaturahmi,” kata Djarot di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (19/5).

Djarot mengaku akan mengatur jadwal untuk bertemu dengan Anies-Sandi.

“Kami akan jadwalkan, kami akan jadwalkan,” ujarnya.

Diinformasikan sebelumnya, Sekertaris Daerah DKI Saefullah, mengatakan bahwa Tim Sinkronisasi Anies- Sandi mengrimkan Surat kepada Djarot untuk meluangkan waktu mengadaka audiensi.

“Suratnya sudah disampaikan kemarin kayaknya (kepada Djarot), disampaikan dari Pak Anies sama Pak Sandi tanda tangan. (Isinya) minta audiensi, mohon kesediaan waktu Pak Plt (Djarot),” ujar Saefullah, Kamis (18/5).

 

Laporan Gespy Kartikawati Amino

()