Stok BBM langka. (ilustrasi/aktual.com)

Jakarta, Aktual.com – Jelang Hari Raya Natal 2017 dan Tahun baru 2018, kebutuhan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquified Petroleum Gas (LPG) meningkat dibandingkan hari biasa.

Langkah antisipasi dilakukan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dengan mendirikan Posko Nasional Sektor ESDM untuk memantau kondisi terkini ketersedian bahan bakar tersebut.

Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Fanshrullah Asa yang ditunjuk sebagai Tim Posko Nasional Kementerian ESDM mengaku telah melakukan pemantauan pada SPBU 34.451.18 di Cirebon.

Terpantau penyaluran masih normal dan tidak ada lonjakan signifikan atau peningkatan volume. Sedangkan untuk LPG, dari pemantauan yang dilakukan pada pangkalan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pengayoman daerah Makassar juga dilaporkan ketersediaan LPG subsidi dan non subsidi masih dalam kondisi aman.

“Posko juga memantau dan melaporkan bahwa secara umum proses penyaluran BBM dan LPG nasional berjalan normal. BBM jenis premium misalnya, memiliki ketersediaan hingga 26,8 hari, Solar atau Akrasol 19,3 hari, pertalite 23 hari, kerosene 48,1 hari, pertamax atau Akra92 20,8 hari, Pertamax Turbo 28,6 hari, Pertamina Dex 25 hari, Dexlite 18,3 hari, LPG 18,49 hari dan Avtur 28,4 hari,” ujar dia secara tertulis, Minggu (24/12).

(Dadangsah Dapunta)

(Andy Abdul Hamid)
1
2