Jember, Aktual.com – Badan Penaggulangan Bencana Daerah Kabupaten Jember akhirnya menambah jumlah personel untuk tim pemakaman Covid-19. Pasalnya, angka kematian akibat pendemi yang tak kunjung berakhir ini, terus menunjukkan peningkatan.

“Ya karena ada kecenderungan peningkatan korban pendemi dan mereka harus dimakamkan sesuai protap yang ada, sehingga kita tambah personelnya,” ungkap Plt Kepala BPBD Jember M Jamil, Senin (5/7).

Semula, sejumlah personel khusus untuk tim pemakaman disiapkan sebanyak 21 orang, dan karena ada kecenderungan peningkatan tugas, akhirnya ditambah menjadi 40 orang.

“Untuk kondisi saat ini, jumlah tersebut kita anggap mencukupi untuk memback up kebutuhan pemakaman sesuai protap, dan mereka terdiri dari relawan dan tim khusus dari BPBD Kabupaten Jember,” tambahnya.

Untuk standar perlengkapan, Jamil menambahkan bahwa ketersediaannya masih mencukupi dan efektif mereka pergunakan. Sayangnya, untuk kebutuhan peningkatan stamina dan daya tahan tubuh tim khusus ini, hingga kini masih diupayakan.

“Kita masih proses pengajuan untuk vitamin ataupun asupan gizi yang mereka butuhkan, mengingat intensitas pekerjaan mereka yang cukup beresiko dan semakin tinggi akhir-akhir ini. Mudah-mudahan bisa terealisasi dengan cepat,” lanjutnya.

Sedangkan di sisi lain, Jamil juga menjelaskan, pihaknya juga telah menetapkan standar khusus bagi tim pemakaman, seperti misalnya jika mereka merasa kurang enak badan atau ada indikasi tertular Covid-19.

“Jika ada yang kurang enak badan, kita langsung lakukan swab antigen, dan jika positif, mereka harus off dulu dari pekerjaan dan akan kita tracing dengan siapa mereka berinteraksi, sehingga tidak semakin meluas,” pungkasnya.

(Aminudin Aziz)

(Nusantara Network)